BURSA ASIA 2 AGUSTUS: Di Tengah Penantian Detail Stimulus Jepang, Indeks MSCI Turun 0,4%

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% ke 136,85 pada pukul 09.03 pagi waktu Tokyo (07.03 WIB), setelah ditutup di level tertinggi sejak 17 Agustus pada perdagangan kemarin.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 02 Agustus 2016  |  08:40 WIB

Bisnis.com, TOKYO – Pergerakan bursa saham Asia dilaporkan melemah untuk pertama kalinya dalam sepekan pada perdagangan pagi ini, Selasa (2/8/2016), sejalan dengan pelemahan bursa saham Jepang menjelang pengumuman detail paket stimulus pemerintah negara tersebut.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% ke 136,85 pada pukul 09.03 pagi waktu Tokyo (07.03 WIB), setelah ditutup di level tertinggi sejak 17 Agustus pada perdagangan kemarin.

Sementara indeks Topix Jepang melemah 0,8% di saat para investor mencermati laporan laba serta menjelang pengumuman detail stimulus pemerintah senilai US$274 miliar demi mendorong ekonomi negara tersebut  yang terancam oleh penguatan yen dan lemahnya belanja konsumen.

Di sisi lain, pergerakan negatif bursa Asia pagi ini juga dipengaruhi oleh penurunan harga minyak mentah dunia yang efeknya membebani perusahaan energi dan komoditas. Minyak mentah kemarin jatuh ke bawah US$40 per barel, pertama kalinya sejak April.

“(Pelemahan minyak mentah) mungkin akan sedikit membebani sentimen dan kita mungkin akan melihat beberapa penjualan karenanya. Kita juga akan mendengar update dari (PM) Shinzo Abe di Jepang hari ini, tentang detail langkah paket stimulus senilai 28 triliun yen. Hal itu yang akan mengarahkan sentimen (aset) berisiko hari ini,” ujar James Woods, ahli strategi Rivkin Securities di Sydney, seperti dilansir Bloomberg hari ini.

Indeks Kospi Korea Selatan juga sebelumnya dilaporkan turun 0,3%. Sementara indeks S&P/ASX 200 Australia dan S&P/NZX 50 New Zealand masing-masing turun 0,1%.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bursa Asia, indeks msci asia pacific

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top