Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA KORSEL 1 JUNI: Produksi Pabrikan Anjlok, Indeks Kospi Ditutup Melemah Tipis

Indeks Kospi ditutup dengan penurunan tipis sebesar 0,03% atau 0,68 poin ke 1.982,72 pada setelah dibuka dengan pelemahan sebesar 0,33% atau 6,53 poin ke 1.976,87.
Bursa Korsel/ibtimes.co.uk
Bursa Korsel/ibtimes.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks kospi ditutup dengan penurunan tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (1/6/2016) pasca rilis data ekonomi yang kurang menunjukkan pemulihan.

Indeks Kospi ditutup dengan penurunan tipis sebesar 0,03% atau 0,68 poin ke 1.982,72 pada setelah dibuka dengan pelemahan sebesar 0,33% atau 6,53 poin ke 1.976,87. 

Sebanyak 392 saham menguat, 327 saham melemah, dan 42 saham stagnan dari 761 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi.

Saham It’s Skin Co. Ltd. masih mendorong pelemahan tipis indeks pada penutupan perdagangan hari ini dengan penurunan sebesar 1,11%, diikuti oleh saham Innocean Worldwide Inc. yang anjlok sebesar 2,59%, dan Hansol Paper Co. Ltd. yang melemah 2,45%.

Sementara saham yang bergerak menguat di antaranya Hyundai C&F Inc. yang melesat 2,11% dan saham Tonymoly Co. Ltd. yang melejit 7,92%.

Seperti diberitakan sebelumnya, indeks manufaktur (Purchasing Managers’ Index/PMI) Korsel terpantau di angka 50,1 pada Mei 2016, sedikit membaik dari angka 50.0 pada April.

Namun, Lembaga Statistik Korsel mencatat hasil produksi pabrik pada April anjlok 2,8% secara year-on-year, lebih buruk dari perkiraan para ekonom yang minus 1,3%. 

Pergerakan Indeks KOSPI

Tanggal

Level

Perubahan

1/6/2016

1.982,72

-0,03%

31/5/2016

1.983,40

+0,83%

30/5/2016

1.967,13

-0,10%

27/5/2016

1.969,17

+0,62%

26/5/2016

1.957,06

-0,18%

 Sumber: Bloomberg

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper