Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Golden Agri Resources Perkirakan Capex US$180 Juta

Perusahaan kebun Indonesia Golden Agri Resources Perkirakan Capex US$180 Juta
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 15 April 2016  |  06:54 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Perusahaan kebun Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Singapura, Golden Agri Resources Ltd. memperkirakan jumlah belanja modal pada tahun ini sebesar US$180 juta.

Berdasarkan dokumen resmi perseroan yang dikutip Bisnis, Kamis (14/4), strategi pertumbuhan Golden Agri pada 2016 berfokus pada peningkatan kapasitas operasi yang terintegrasi untuk meningkatkan laba di seluruh rantai pasok.

Di sektor hulu, perseroan yang mengelola 485.606 hektare lahan ini fokus pada peningkatan yield tanaman sawit. Hingga akhir 2015, yield CPO sebesar 4,9 ton/ha dan tandan buah segar 21,8 ton/ha.

Belanja modal yang diproyeksikan untuk mengembangkan sektor hulu sawit pada 2016 sebesar US$70 juta.

Di sektor hilir, Golden Agri Resources merencanakan belanja modal sebesar US$110 juta. Dengan alokasi tersebut total capex tahun ini sebesar US$180 juta.

Salah satu proyek yang akan dilaksanakan pada tahun ini adalah meningkatkan kapasitas pabrik pengolahan biodiesel.

GAR juga sedang mengevaluasi strategi alternatif untuk bisnis oilseed di China.

Pada 2016, perusahaan yang meraup pendapatan US$6,5 miliar pada tahun lalu ini mengharapkan peningkatan harga CPO seiring rendahnya produksi akibat terdampak oleh El Nino dan implementasi mandat biodiesel di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

golden agri
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top