Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transaksi Investor Saham di Sumsel Tumbuh 2 Kali Lipat

Bursa Efek Indonesia Perwakilan Palembang mencatat nilai transaksi yang dilakukan investor di Sumatra Selatan tumbuh dua kali lipat selama dua bulan terakhir dibanding tahun lalu.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 02 Maret 2016  |  17:51 WIB
Transaksi Investor Saham di Sumsel Tumbuh 2 Kali Lipat
Aktivitas di BEI - Ilustrasi/Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, PALEMBANG – Bursa Efek Indonesia Perwakilan Palembang mencatat nilai transaksi yang dilakukan investor di Sumatra Selatan tumbuh dua kali lipat selama dua bulan terakhir dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Plh. Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Palembang Early Saputra mengatakan total nilai transaksi mencapai Rp404,2 miliar per bulan pada tahun ini.

“Sementara jika dilihat pada tahun lalu, nilai transaksi bulanan hanya Rp225 miliar, terjadi pertumbuhan sampai dua kali lipat,” katanya, Rabu (2/3/2016).

Early mengatakan pertumbuhan nilai transaksi itu tidak terlepas dari adanya new single investor ID (SID) di Sumsel yang mencapai 471 SID.

Jumlah tersebut, kata dia, merupakan pencapaian tertinggi jika dibandingkan penambahan sepanjang tahun lalu yang sebanyak 874 SIDdan SRE sebanyak 1.023. adapun total transaksi sepanjang tahun lalu tercatat Rp2,7 triliun.

“Jumlah penambahan itu selama setahun sedangkan pada Januari 2016 sudah bisa mencapai separuhnya,” katanya.

BEI Palembang sendiri menilai penambahan nilai transaksi dan SID itu bisa menjadi indikator bahwa tingkat inklusi industri pasar modal di Sumsel terus tumbuh.

Sebelumnya, Direktur Penilai Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Syamsul Hidayat, mengatakan transaksi saham oleh investor Sumsel itu mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top