Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dolar AS Menguat terhadap Yen Jepang, Data Ekonomi Positif

Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya dan menguat terhadap yen Jepang untuk pertama kalinya minggu ini pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena data ekonomi yang keluar dari negara itu positif.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Februari 2016  |  06:50 WIB
Dolar AS Menguat terhadap Yen Jepang, Data Ekonomi Positif
Mata uang dolar Amerika Serikat - Antara
Bagikan

Bisnis.com, NEW YORK - Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya dan menguat terhadap yen Jepang untuk pertama kalinya minggu ini pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena data ekonomi yang keluar dari negara itu positif.

Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Jumat bahwa penjualan ritel untuk Januari mencapai US$449,9 miliar meningkat 0,2% dari bulan sebelumnya, dan 3,4% di atas angka Januari 2015.

Perkiraan terbaru ini sejalan dengan konsensus pasar dan memperbarui ekspektasi investor untuk Federal Reserve menaikkan suku bunganya tahun ini.

Greenback naik tipis 0,8% terhadap yen Jepang selama sesi Jumat. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,42% menjadi 95,967 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke US$1,1256 dari US$1,1338 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi US$1,4515 dari US$1,4472. Dolar Australia naik ke US$0,7103 dari US$0,7096.

Dolar dibeli 113,24 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,21 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik ke 0,9758 franc Swiss dari 0,9711 franc Swiss, dan merosot ke 1,3842 dolar Kanada dari 1,3937 dolar Kanada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs dolar as

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top