Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA ASIA 3 FEBRUARI: MSCI Asia Pacific Turun 2,2%, Dipicu Kekhawatiran Investor

Saham Asia jatuh di hari kedua usai laporan mengecewakan dari Nomura Holdings Inc serta kemerosotan minyak di bawah US$30 per barel sehingga mengikis kepercayaan investor dalam pertumbuhan ekonomi global.
bursa asia melemah/ilustrasi
bursa asia melemah/ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— Saham Asia jatuh di hari kedua usai laporan mengecewakan dari Nomura Holdings Inc serta kemerosotan minyak di bawah US$30 per barel sehingga mengikis kepercayaan investor terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Indeks MSCI Asia Pacific melemah 2,2% pada 13:19 WIB. Nomura melaporkan penurunan laba pada kuartal ketiga mencapai 49% merupakan salah satu akibat yang menyeret indeks regional dan mengirim Topix dalam penurunan 3,15% dan Nikkei 225 juga turun 3,15%.

Hang Seng China Enterprises Index tenggelam 2,8%, meskipun bank sentral sempat mengambil langkah untuk menopang sektor real estate China. Kontrak pada Standard & Poor 500 Index turun 0,2% mengisyaratkan hari ketiga kerugian di saham Amerika.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,84%. Shanghai Composite Index juga menurun 0,89% dan Shenzhen Composite Index melemah tipis 0,03%.

Kepala Strategi Ekuitas Goldman Sachs Group Inc Peter Oppenheimer mengatakan pasar benar-benar dicekam ketakutan tentang krisis ekonomi global.

"Ada lagi yang bank sentral dapat dilakukan, tetapi investor khawatir bahwa urgensi untuk melakukan itu hanyalah lebih kepada cerminan dari keprihatinan tentang kurangnya pertumbuhan saja," katanya seperti dikutip Bloomberg.

Minyak WTI saat ini terpantau diperdagangkan turun 0,37% atau 0,11 poin ke US$29,77 per barel dan minyak Brent diperdagangkan turun 0,64% atau 0,21 poin ke US$32,51 per barel. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Atiqa Hanum
Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper