Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INDOMOBIL SUKSES INTERNASIONAL (IMAS): Catatkan Rugi Bersih Tahun Lalu

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) yang terafiliasi dengan Grup Salim lewat Gallant Venture Ltd., mengalami penurunan kinerja pada 2014 setelah mencatatkan rugi bersih Rp147,49 miliar.
Anissa Margrit
Anissa Margrit - Bisnis.com 27 Februari 2015  |  15:27 WIB
kinerja Indomobil turun - ilustrasi
kinerja Indomobil turun - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) yang terafiliasi dengan Grup Salim lewat Gallant Venture Ltd., mengalami penurunan kinerja pada 2014 setelah mencatatkan rugi bersih Rp147,49 miliar.

Padahal, pada periode yang sama setahun sebelumnya emiten berkode IMAS ini mampu meraih laba bersih sekitar Rp532,45 miliar. Dalam laporan keuangan tahunan unaudited yang dipublikasikan Jumat (27/02/2015), revenue IMAS juga menyusut 3,16% dari Rp20,09 triliun menjadi Rp19,45 triliun.

Besarnya beban menjadi tekanan tambahan bagi IMAS. Beban penjualan meningkat 16,59% secara year-on-year ke posisi Rp1,33 triliun, beban usaha naik 10,32% menjadi Rp1,07 triliun, sedangkan beban keuangan melonjak 45,52% ke angka Rp752,98 miliar.

Di sisi lain, aset perseroan bertambah 5,09% dari Rp22,31 triliun menjadi Rp23,45 triliun. Adapun liabilitas IMAS tercatat sebesar Rp16,74 triliun atau 6,95% lebih tinggi dari setahun sebelumnya.

Tahun 2014 memang bukan tahun yang baik bagi sektor otomotif. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil tahun lalu menciut 1,78% menjadi 1,2 juta unit dari angka 2013 yang mencapai 1,22 juta unit.

IMAS memegang sejumlah merek kendaraan roda empat, seperti Suzuki, Nissan, Volkswagen, Renault, Audi, dan Volvo. (AMA)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indomobil pt indomobil sukses international tbk
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top