Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Naik 17,76% di Awal Pekan

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 17,76% pada perdagangan Senin (/2/2015).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 10 Februari 2015  |  09:12 WIB
SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Naik 17,76% di Awal Pekan
Transaksi obligasi pemerintah naik - ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA —  Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 17,76% pada perdagangan Senin (/2/2015).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Selasa (10/2/2015), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp14,32 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp10,56 triliun.

Jumlah tersebut di atas transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,56 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0070 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp3,81 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0069 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp2,95 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0071 dengan volume transaksi Rp2,37 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Senin (9/2/2015)

Seri Obligasi

Yield (%)

Volume (Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0070

7,06

3.808,05

15 Maret 2024

FR0069

6,92

2.946,69

15 April 2019

FR0071

7,07

2.369,82

15 Maret 2029

FR0068

7,42

1.744,68

15 Mei 2034

ORI011

6,98

888,81

15 Oktober 2017

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top