Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 19,92%, FR0070 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 19,92% pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (26/9/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 29 September 2014  |  09:50 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 19,92%, FR0070 Teraktif
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 19,92% pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (26/9/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Senin (29/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp8,79 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp7,33 triliun.

Namun jumlah tersebut di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,19 triliun. Adapun obligasi tenor jangka pendek di bawah 5 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0070 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp2,13 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0069 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp1,08 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0068 dengan volume transaksi Rp875,11 miliar.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Jumat (26/9/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0070

7,95

2.132,99

15 Maret 2024

FR0069

7,94

1.084,82

15 April 2019

FR0068

8,64

875,11

15 Mei 2034

SR004

7,35

703,25

21 September 2015

FR0067

8,99

500

15 Februari 2044

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top