Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik Tipis 0,001%

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik tipis 0,001% pada perdagangan Kamis (25/9/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 26 September 2014  |  09:31 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik Tipis 0,001%
obligasi -
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik tipis 0,001% pada perdagangan Kamis (25/9/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Jumat (26/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp7,33 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp7,27 triliun.

Namun jumlah tersebut di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,19 triliun. Adapun obligasi tenor jangka pendek di bawah 5 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0071 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp1,48 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0068 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp853,71 miliar.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0070 dengan volume transaksi Rp777,86 miliar.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Kamis (25/9/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0071

8,51

1484

15 Maret 2029

FR0068

8,69

853,71

15 Mei 2034

FR0070

8,14

777,86

15 Maret 2024

FR0069

8,01

701,85

15 April 2019

SR006

7,92

545,12

5 Maret 2017

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top