Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA JAGUNG: Melejit Ke Level Tertinggi

Harga jagung melejit ke level tertinggi sejak Maret akibat kekhawatiran musim dingin di AS akan merusak produksi yang diperkirakan akan mencatat rekor.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 08 September 2014  |  16:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Harga jagung melejit ke level tertinggi sejak Maret akibat kekhawatiran musim dingin di AS akan merusak produksi yang diperkirakan akan mencatat rekor.

Kontrak komoditas itu untuk pengiriman Desember menguat 0,5% menjadi US$3,5775 per bushel di bursa Chicago Board of Trade pukul 14:39 waktu Singapura atau pukul 13:39 WIB. Harga jagung naik 2,7% pada 5 September atau yang tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 4 Maret lalu.
 
Pada 12 atau 13 September muncul ancaman musim dingin dengan wilayah paling berisiko di North Dakota dan Minnesota bagian utara, menurut laporan MDA Weather Services sebagaimana dikutipo Bloomberg, Senin (8/9/2014). Selain itu juga dilaporkan bahwa ada ketidakpastian bagaimana penyebaran musim dingin yang ektrem tersebut.
 
Harga jagung anjlok 23% pada tahun lalu pada saat petani AS bersiap untuk memetik hasil panen tertinggi, menurut Departemen Pertanian AS. “Perkiraan cuaca dingin di wilayah Midwest telah memicu kekhawatiran terjadinya pembusukan dan musim paceklik atas hasil panen jagung AS,” menurut para analis Australia & New Zealand Banking Group Ltd. Termasuk Paul Deane.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga jagung
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top