Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 31,08% Akhir Pekan Lalu

Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik 31,08% pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (5//9/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 08 September 2014  |  10:16 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 31,08% Akhir Pekan Lalu
Memantau layar surat utang negara - Bisnis
Bagikan

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Jumat (8/9/2014)

Seri Obligasi

Yield (%)

Volume (Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0069

7,76

4.377,5

15 April 2019

FR0070

7,88

3.141,84

15 Maret 2024

FR0068

8,47

2.838,29

15 Mei 2034

FR0071

8,17

1.376,17

15 Maret 2029

FR0035

7,91

723,91

15 Juni 2022

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik 31,08% pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (5//9/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Senin (8/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp16,32 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp12,45 triliun.

Obligasi seri FR0069 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp4,38 triliun.

 

Jumlah tersebut juga di atas rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp12,45 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0069 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp4,38 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0070 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp3,14 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0068 dengan volume transaksi Rp2,84 triliun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top