Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Turun 14,67%, FR0068 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat menurun 14,67% pada perdagangan Kamis (28/8/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 29 Agustus 2014  |  09:42 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Turun 14,67%, FR0068 Teraktif
Memantau layar obligasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat menurun 14,67% pada perdagangan Kamis (28/8/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Jumat (29/8/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp15,76 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp18,47 triliun.

Namun, jumlah tersebut di atas rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10 triliun. Adapun obligasi tenor jangka pendek di bawah 5 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0068 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp3,53 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0070 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp2,45 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri VR0028 dengan volume transaksi Rp1,8 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Kamis (8/8/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0068

8,53

3.534,25

15 Mei 2034

FR0070

8,19

2.447,9

15 Maret 2024

VR0028

6,02

1.800

25 Agustus 2018

FR0069

7,96

1.361,7

15 April 2019

FR0071

8,57

1.238,57

15 Maret 2029

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top