Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRAGEDI MAS MH370 & MH17: Perdagangan Saham MAS Dihentikan

Malaysian Airline System Bhd. menghentikan sementara (suspend) penjualan sahamnya di bursa Kuala Lumpur hari ini dan pimpinan perusahaan itu akan memutuskan restrukturisasi setelah terjadi dua bencana dalam lima bulan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 08 Agustus 2014  |  09:16 WIB
 Bursa Malaysia - malaysia/chronicle.com
Bursa Malaysia - malaysia/chronicle.com

Bisnis.com, JAKARTA--Malaysian Airline System Bhd. menghentikan sementara (suspend) penjualan sahamnya di bursa Kuala Lumpur hari ini dan pimpinan perusahaan itu akan memutuskan restrukturisasi setelah terjadi dua bencana dalam lima bulan.

Pernyataan akan menghentikan penjualan saham itu akan disampaikan kepada bursa saham Malaysia hari ini, menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya sebagaimana dikutip Bloomberg, Jumat (8/8/2014).

Menurut sumber itu, siang ini jajaran dewan direksi perusahaan penerbangan tersebut akan melakukan pertemuan untuk menentukan soal masa depan perusahaan itu.

Pesawat Malaysia Airlines ditembak jatuh di Ukraine bulan lalu, empat bulan setelah maskapai yang sama dengan nomor penerbangan berbeda, yakni Flight 370, hilang saat terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing.

Maskapai itu, yang tercatat rugi 4,13 miliar ringgit (US$1,3 miliar) dalam tiga tahun terakhir, kemungkinan akan rugi lagi lebih dari 1 miliar ringgit pada 2014 akibat biaya operasi yang tinggi dan merosotnya jumlah penumpang, menurut rata-rata para analis yang disurvei Bloomberg.

Saham perusahaan itu drop 23% tahun ini, sedangkan indeks KLCI di Bursa Malaysia sedikit berubah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia airlines MH370

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top