Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BIJIH BESI: Harga Merosot Akibat Bank Perketat Pinjaman Pembeli

Harga bijih besi berjangka anjlok ke titik terendah dalam sebulan terakhir, pascamunculnya laporan bahwa bank di China akan meningkatkan syarat kredit untuk pembelian material mentah.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 28 April 2014  |  22:50 WIB
 Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, BEIJING - Harga bijih besi berjangka anjlok ke titik terendah dalam sebulan terakhir, pascamunculnya laporan bahwa bank di China akan meningkatkan syarat kredit untuk pembelian material mentah.

Kontrak bijih besi untuk pengiriman September anjlok 4,4% ke level 760 yuan (US$122) per ton. Angka tersebut sekaligus menjadi penurunan terbesar sejak 10 Maret dan harga penutupan terendah sejak akhir Maret.

Di sisi lain, sejumlah bank menyatakan bakal menaikkan besaran deposito sebagai syarat pengajuan pinjaman per 1 Mei. Pinjaman tersebut adalah dana yang dipergunakan untuk membeli bijih besi mentah.

Sementara itu, pasokan bijih besi mentah di beberapa pelabuhan China melonjak seiring dengan permintaan bijih besi sebagai jaminan kredit. Adapun harga bijih besi spot tergerus 17% sepanjang tahun ini.

Analis dari Luzheng Futures Co. Ren Xinlei mengatakan pada Bloomberg jika para pedagang kesulitan mendapatkan pembiayaan, mereka bakal memangkas harga bijih besi untuk mengurangi pasokan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bijih besi

Sumber : bloomberg

Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top