Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA EMAS Bakal Turun Hingga Pertengahan Tahun, Ini Penyebabnya

Harga emas dunia diperkirakan turun hingga pertengahan tahun seiring dengan membaiknya perekonomian AS, terlihat dari menguatnya indeks manufaktur dan menurunnya angka pengangguran di negara adidaya tersebut.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 19 April 2014  |  13:06 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas dunia diperkirakan turun hingga pertengahan tahun seiring dengan membaiknya perekonomian AS, terlihat dari menguatnya indeks manufaktur dan menurunnya angka pengangguran di negara adidaya tersebut.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (17/04), indeks kepercayaan konsumen AS menguat dari 9 pekan yang lalu. Indeks tersebut menunjukkan warga AS mulai optimis terhadap perekonomian pada masa mendatang, apalagi angka pengangguran mencapai level terendah sejak 7 tahun yang lalu.

The Federal Reserve Bank of Philadelphia menyebutkan indeks manufaktur regional, naik menjadi 16,6 poin pada April, atau melampaui perkiraan dari para analis sebelumnya. Pada saat yang sama, harga emas turun 1,9% pada pekan ini.

“Laporan ekonomi yang positif ini mendorong harga emas lebih rendah. Saya kira belum ada isu apapun yang meyakinkan untuk membeli emas saat ini, kecuali situasi di Crimea,” ujar Fain Shaffer , presiden Infinity Trading Corp di Indianapolis.

Sekadar informasi, Gold Future untuk pengiriman Juni turun 0,7% atau ditutup pada $1,293.90 per ounce di Comex di New York. Perdagangan terakhir diketahui hanya 28% atau di bawah rata-rata dalam 100 hari terakhir.

Tahun ini, emas telah naik 7,6% seiring meningkatnya permintaan akibat adanya kerusuhan di Ukraina. Para diplomat dari negara Eropa Timur, Rusia, Amerika Serikat dan Uni Eropa bertemu untuk membicarakan krisis di Jenewa tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini

Sumber : Bloomberg

Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top