Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Obligasi Pemerintah Atraktif, FR0069 Terlaris

PT Danareksa Sekuritas mencatat obligasi pemerintah seri FR0069 sebagai obligasi dengan perdagangan teraktif saat ini.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 14 Maret 2014  |  12:52 WIB
Obligasi Pemerintah Atraktif, FR0069 Terlaris
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Danareksa Sekuritas mencatat obligasi pemerintah seri FR0069 sebagai obligasi dengan perdagangan teraktif saat ini.

Berdasarkan data Debt Research Danareksa Sekuritas yang diterbitkan Jumat (14/3/2014), obligasi pemerintah seri FR0069 mencatat volume transaksi Rp2,02 triliun pada perdagangan Kamis (13/3/2014). Obligasi yang jatuh tempo pada 15 April 2019 itu memiliki yield 7,706%.

Adapun posisi selanjutnya ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0070 dengan volume perdagangan Rp1,57 triliun. Obligasi yang jatuh tempo pada 15 Maret 2024 itu memiliki yield 7,993%.

Selanjutnya, posisi ketiga obligasi pemerintah teraktif ditempati oleh seri FR0063 dengan volume transaksi Rp1,02 triliun. Obligasi yang jatuh tempo pada 15 Maret 2023 itu memiliki yield 7,996%.

Analis Danareksa Sekuritas Amir A. Dalimunthe mengatakan minat investor terhadap obligasi pemerintah masih besar. Hal itu terlihat dari jumlah transaksi yang sudah di atas Rp7 triliun.

“Kalau dilihat dari tenor obligasi yang paling aktif diperdagangkan juga bervariasi. Obligasi pemerintah masih terlihat atraktif,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (14/3/2014).

Sementara itu, berdasarkan data Danareksa Sekuritas, jumlah transaksi obligasi pemerintah tercatat Rp10,45 triliun, dengan tenor obligasi yang paling diminati adalah jangka menengah yakni 5-15 tahun. Namun, jumlah tersebut lebih rendah dari transaksi hari sebelumnya Rp12,83 triliun.

Adapun, jika dilihat dari rata-rata transaksi harian sepanjang tahun ini sebesar Rp6,65 triliun, jumlah tersebut masih lebih tinggi.

“Memang dibandingkan dengan hari sebelumnya terjadi sedikit penurunan, tapi jumlah transaksi sebesar Rp10 triliun itu sudah termasuk bagus,” tambah Amir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top