Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Obligasi Bumi Serpong Damai Jadi Yang Teraktif, Ini Rinciannya

Obligasi Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap II/2013 (BSDE01CN2) tercatat menjadi obligasi koporasi teraktif saat ini.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 13 Maret 2014  |  14:22 WIB
Obligasi Bumi Serpong Damai Jadi Yang Teraktif, Ini Rinciannya
BSD - jibiphoto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Obligasi Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap II/2013 (BSDE01CN2) tercatat menjadi obligasi koporasi teraktif saat ini.

Berdasarkan data Debt Research Danareksa Sekuritas yang dipublikasikan Kamis (13/3/2014), obligasi yang jatuh tempo pada 7 Juni 2013 itu mencatatkan volume transaksi perdagangan Rp400 miliar pada Rabu (12/3/2014).

Obligasi tersebut mendapat peringkat idAA- dengan tingkat kupon obligasi 8,375%.

Posisi obligasi teraktif selanjutnya ditempati oleh obligasi I AKR Corporindo/2012 Seri A (AKRA01A) dengan jumlah transaksi Rp100 miliar.

Adapun obligasi Subordinasi II BRI/2009 dengan jumlah transaksi Rp90 miliar merupakan obligasi korporasi teraktif ketiga.

Berikut rincian obligasi korporasi teraktif untuk perdagangan Rabu (12/3/2014)

Obligasi

Kode

Kupon

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

Obligasi Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap II/2013

BSDE01CN2

8,38

400

5 Juni 2018

Obligasi I AKR Corporindo 2012 Seri A

AKRA01A

8,4

100

21 Desember 2017

Obligasi Subordinasi II BRI 2009

BBRI02

10,95

90

22 Desember 2014

Obligasi Astra Sedaya Finance XII 2011 Seri D

ASDF12D

10

70

25 Februari 2015

Obligasi Berkelanjutan I Adira Dinamika Multi Finance Tahap II/2012 Seri B

ADMF01BCN3

7,75

60

27 September 2015


Sumber: Danareksa Sekuritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi obligasi korporasi
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top