Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi dan Pasokan Turun, Jagung Lanjutkan Reli

Kontrak jagung melanjutkan reli harga sejak Agustus setelah produksi dan pasokan AS lebih rendah dibandingkan dengan prediksi analis.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 13 Januari 2014  |  13:58 WIB
Produksi dan Pasokan Turun, Jagung Lanjutkan Reli
Jagung - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Kontrak jagung melanjutkan reli harga sejak Agustus setelah produksi dan pasokan Amerika Serikat lebih rendah dibandingkan dengan prediksi analis.

Harga jagung untuk pengiriman Maret tercatat melemah 0,35% menjadi US$4,31 per bushel di Chicago Board of Trade, seperti dikutip Bloomberg, Senin (13/1/2014).

Sebelumnya harga jagung sempat menanjak ke level US$4,35 per bushel, angka tersebut adalah yang tertinggi sejak 24 Desember.

Departemen Pertanian AS mengatakan volume panen AS hanya berada pada kisaran13,92 miliar bushel tahun lalu, angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan estimasi yang mencapai 13,98 miliar.

Sementara itu survei analis yang dilakukan Bloomberg memprediksi panen mencapai 14,06 miliar sedangkan pasokan ada di level 10,43 miliar bushel. Angka tersebut adalah 30% lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, kontrak gandum untuk pengiriman Maret naik 0,62% menjadi US$5,72 per bushel siang ini. Harga gandum sempat merosot hingga US$5,60 pada penutupan pasar pekan lalu, terendah sejak Juli 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jagung harga jagung

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top