Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Jual Emas Antam (ANTM) Stagnan, Buyback Naik Rp5.000 (22/11/2013)

Menutup pekan ini, harga jual emas batangan ritel di Tanah Air dipatok turun stagnan pada Jumat (22/11/2013), berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk Jakarta.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 22 November 2013  |  08:16 WIB
Harga Jual Emas Antam (ANTM) Stagnan, Buyback Naik Rp5.000 (22/11/2013)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menutup pekan ini, harga jual emas batangan ritel di Tanah Air dipatok turun stagnan pada Jumat (22/11/2013), berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk Jakarta.

Harga Emas (gram) Jumat, 22 November 2013

Acuan 

Perubahan

Harga

Jual

-

Rp480.600-Rp520.000

Buyback

+Rp5.000

Rp460.000

Comex

-US$0,04

US$39,94

Sumber: Antam & Bloomberg

Daftar harga emas BUMN tambang tersebut pukul 07.55 WIB menyebutkan harga jual emas batangan tetap dipatok pada level Rp480.600-Rp520.000.

Level harga Rp480.600 untuk penjualan emas batangan berukuran 500 gram, sedangkan Rp520.000 untuk emas berukuran 1 gram.

Sementara itu, harga buyback (beli kembali) Antam dipatok naik Rp5.000 ke Rp460.000 setelah anjlok kemarin.

Pergerakan harga emas Antam itu tidak sejalan dengan pasar global di bursa komoditas New York. Indeks Comex Gold Bloomberg juga turun US$0,04/gram ke level US$39,94/gram pada pukul 07.31 WIB.

Harga emas Antam di Jakarta Jumat, 22 November 2013

Gram

Rp/gram

500

480.600

250

481.000

100

481.500

50

482.000  

25

483.000 

10

486.000

5

491.000

4

491.000

3

494.000

2,5

496.000

2

500.000

1

520.000

Sumber: Antam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

antm Harga Emas Hari Ini
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top