Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lelang Pembelian Kembali SUN Digelar

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah berencana melakukan lelang pembelian kembali surat utang negara dengan cara penukaran (debt switch) melalui Ministry of Finance Dealing System (MOFiDS) trading platform.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 04 September 2013  |  20:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah berencana melakukan lelang pembelian kembali surat utang negara dengan cara penukaran (debt switch) melalui Ministry of Finance Dealing System (MOFiDS) trading platform.

Harga penawaran dinyatakan dalam harga bersih, dengan satuan harga dalam bentuk persentase sampai dengan dua desimal, dan kelipatan 0,05%. Volume penawaran minimum yang ditawarkan yakni Rp1 miliar, atau 1.000 unit, dengan kelipatan yang sama.

Surat utang negara penukar (destination bond) yang ditawarkan pemerintah adalah seri FR0070 dengan jatuh tempo 15 Maret 2024. Adapun, tingkat kupon seri FR0070 tersebut sebesar 8,37%.

Harga penawaran seri FR0070 ini adalah sebesar 97,65%. Sementara, bunga berjalan per unit Surat utang negara seri FR0070 pada saat setelmen yakni 10 September 2013 senilai Rp40.737.

Pengumuman hasil pelaksanaan lelang akan disampaikan oleh pemerintah pada 5 September 2013. Setelmen dilakukan oleh dealer utama, dan dilaksanakan melalui sistem BI-SSSS (Bank Indonesia–Scripless Securities Settlement System) pada 10 September 2013.

Setelmen dilakukan dengan memindahkan source bond ke pemerintah, dan menerima destination bond dari pemerintah, serta menyelesaikan selisih tunai (apabila ada).

Setelmen dilakukan dengan memerhatikan Pengumuman Nomor Peng-430/PB.5/2005 tanggal 7 Desember 2005 dan ketentuan mengenai setelmen surat utang negara yang ditetapkan Bank Indonesia.

Ketentuan mengenai pelaksanaan lelang termasuk penghitungan nilai setelmen, diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 209/PMK.08/2009 tanggal 10 Desember 2009 tentang lelang pembelian kembali surat utang negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

utang
Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top