Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INDEKS SAHAM: IHSG Makin Kinclong, Cetak Rekor Baru Lagi

BISNIS.COM, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jum'at (28/2) akhirnya kembali memerbarui rekor tertingginya dalam sejarah dengan menembus level 4.811,61 setelah menguat 15,82 poin atau 0,33%.
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 01 Maret 2013  |  16:41 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jum'at (28/2) akhirnya kembali memerbarui rekor tertingginya dalam sejarah dengan menembus level 4.811,61 setelah menguat 15,82 poin atau 0,33%.

Di pihak lain, nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dollar AS sebesar Rp13 atau 0,13% ke level Rp9.682/US$.

Sejak awal pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG terus mencoba untuk mencetak rekor baru tetapi sempat terkena aksi profit taking pada sesi I. Memasuki sesi II, indeks langsung tancam gas hingga penutupan perdagangan.

Pergerakan indeks sepanjang ini dalam dalam rentang 4.777,98-4.817,91. Pergerakan indeks hari ini sejalan dengan pergerakan beberapa bursa Asia yang bergerak di zona hijau.

Rebound IHSG hari ini ditopang oleh pergerakan enam sektor pembentuk IHSG yang bergerak positif yang dipimpin oleh sektor industri dasar. Tiga sektor yang bergerak negatif adalah sektor agrikultur, sektor keuangan, dan sektor konstruksi, properti, & real estate.

Berdasarkan data perdagangan Indo Premier Securities, sebanyak 125 saham tercatat menguat, 116 saham melemah, 85 saham tak bergerak, dan 113 saham tak diperdagangkan.

Frekuensi perdagangan di pasar reguler hari ini tercatat 160.050 kali dengan 13,3 juta lot saham senilai total Rp6,11 triliun. Pemodal asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp3,82 triliun dan aksi jual sebesar Rp5,96 triliun.

Saham MLPL tercatat sebagai saham teraktif dalam perdagangan hari ini yang disusul kemudian oleh saham BHIT dan ASII.

Berikut data pasar selengkapnya:

Saham pencetak untung terbesar:
* PT Gudang Garam Tbk (GGRM) +Rp1.650 ke Rp49.950
* PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) +Rp900 ke Rp11.400
* PT Semen Indonesia Tbk (AMGR) +Rp800 ke Rp18.150

Saham pencetak rugi terbesar:
* PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) -Rp600 ke Rp26.500
* PT Mayora Indah Tbk (MYOR) -Rp450 ke Rp24.550
* PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) -Rp300 ke Rp10.700

Kondisi bursa regional:
* Nikkei Jepang 225 +0,41% ke 11.606,38
* Kospi Korea Selatan +1,12% ke 2.026,49
* S&P/ASX 200 Australia -0,35% ke 5.086,13
* Hang Seng -0,61% ke 22.880,22

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top