Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS S&P 500 Stagnan Pada Level 1.494,82

NEW YORK--Mayoritas saham AS naik dengan penguatan indeks S&P 500 yang sempat menyentuh level 1.500 merespons penurunan tak terduga dari klaim pengangguran dan faktor membaiknya laporan keuntungan emiten dari perkiraan.
- Bisnis.com 25 Januari 2013  |  06:35 WIB

NEW YORK--Mayoritas saham AS naik dengan penguatan indeks S&P 500 yang sempat menyentuh level 1.500 merespons penurunan tak terduga dari klaim pengangguran dan faktor membaiknya laporan keuntungan emiten dari perkiraan.



Kedua sentimen tersebut mampu mengimbangi penurunan tajam dalam 4 tahun yang dialami oleh saham Apple Inc.


Saham perusahaan paling berharga di dunia itu turun 12% setelah melaporkan pertumbuhan laba yang paling rendah sejak 2003 dan meningkatnya pelemahan penjualan dalam 14 kuartal.


Saham Microsoft Corp turun 1,8% setelah penurupan perdagangan regular seiring perusahaan memublikasikan laporannya.


Sementera itu, saham Netflix Inc melonjak 42% karena penyedia layanan video online terbesar itu mengalahkan proyeksi pertumbuhan pelanggan pada kuartal keempat dan kinerja laba yang diluar dugaan.


Sebanyak empat saham naik untuk setiap tiga saham yang turun di bursa AS sampai dengan pukul 4 sore di New York.



Indeks S&P 500 ditutup stagnan pada level 1.494,82 setelah sebelumnya reli sebanyak 0,5%.


Indeks Dow Jones Industrial Average naik 46 poin atau 0,3% ke level 13.825,33. Indeks Nasdaq 100 turun 1,4% ke level 2.723,53.


Lebih dari 6,8 miliar saham ditransaksikan di Bursa AS hari ini atau 10% di atas rerata 3 bulan.


"Kami telah berbicara untuk sementara waktu bahwa pasar akan mencapai 1.500," kata Michael Vogelzang, Kepala Investasi Boston Advisors LLC seperti dikutip Bloomberg, Jum'at (25/1).


"Pertanyaan sekarang adalah kemana setelah ini?," ujarnya.


Menurutnya, penurunan saham Apple merupakan kasus yang menarik untuk dipahami kemana pergerakan harga seharusnya dan secara jelas pasar tidak cukup tahu," katanya.


Saham-saham AS kemarin naik seiring parlemen yang memilih menghentikan sementara batas utang federal sedangkan Google Inc dan International Business Machines Corp melaporkan data keuntungan yang lebih baik dari perkiraan.


Indeks S&P telah reli sebesar 4,8% pada tahun ini dan 4,5% di bawah level tertingginya 1.565,15. Indeks Dow telah naik 2,5% dari record 14.164,53 yang dicapai pada Oktober 2007. (Bloomberg/aca/spr)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top