Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TATA NIAGA TAMBANG: Industri Pasir Besi Tuntut Kejelasan Regulasi

JAKARTA—Pelaku industri tambang pasir besi mendesak pemerintah memperjelas regulasi yang mengatur tata niaga ekspor mineral. Dengan kejelasan kebijakan tersebut, diharapkan mampu menggenjot investasi di sektor tersebut.
Muhamad Arsyad Paripurna
Muhamad Arsyad Paripurna - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  17:40 WIB

JAKARTA—Pelaku industri tambang pasir besi mendesak pemerintah memperjelas regulasi yang mengatur tata niaga ekspor mineral. Dengan kejelasan kebijakan tersebut, diharapkan mampu menggenjot investasi di sektor tersebut.

Ketua Divisi Keuangan dan Investasi Asosiasi Pasir Besi Indonesia (Apasindo) Lee Yanto mengatakan pihaknya sepakat bahwa tata niaga ekspor mineral yang selama ini tidak tertata perlu segera dilakukan pembenahan agar bisnis sektor tersebut menjadi lebih baik.

Menurutnya, banyak investor dalam dan luar negeri sebenarnya tertarik menanamkan modalnya di sektor tambang pasir besi.

Akan tetapi, banyak investor ragu untuk menanamkan investasinya di sektor tersebut akibat ketidakjelasan aturan selama ini.

Kondisi itu diperparah dengan pembatalan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 7/2012 tentang pembatasan ekspor mineral dengan melakukan pengelolaan di dalam negeri yang diputuskan Mahkamah Agung (MA).

Bahkan, pengusaha tambang telah berkomitmen siap menyalurkan dana investasi ke sejumlah kabupaten atau daerah yang memiliki potensi tambang pasir besi.

“Kami siap menyalurkan investasi ke kabupaten atau daerah yang memiliki potensi lahan bagus, silakan hubungi asosiasi, dengan syarat pemerintah punya ketegasan soal peraturan serta harus mendukung iklim investasi,” ujarnya hari ini, Kamis (20/12/2012).

Dia mengemukakan kejelasan peraturan itu sangat dibutuhkan pengusaha untuk mendukung kemandirian industri baja dan pada akhirnya juga bertujuan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.(sut) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top