Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TAMBANG EMAS: Agis Resources Kembali Akuisisi Ladang 2.500 Ha Di Sumbar

JAKARTA: Lini usaha tambang PT Agis Tbk kembali mengakuisisi tambang emas di Sumatra Barat seluas 2.500 hektare, seiring dengan rencana diversifikasi perusahaan.Corporate Secretary Agis Mohammad Noor Syahriel mengatakan perseroan melalui anak usahanya
Nurul Hidayat
Nurul Hidayat - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  19:25 WIB

JAKARTA: Lini usaha tambang PT Agis Tbk kembali mengakuisisi tambang emas di Sumatra Barat seluas 2.500 hektare, seiring dengan rencana diversifikasi perusahaan.Corporate Secretary Agis Mohammad Noor Syahriel mengatakan perseroan melalui anak usahanya PT Agis Resources meneken perjanjian jual beli bersyarat (CSPA) dengan pemilik konsesi pertambangan emas di Sumatra Barat pada 14 Desember."PT Agis Resources akan menguasai mayoritas saham atau lebih dari 60% pada perusahaan tersebut. Adapun IUP yang dikuasai mencakup areal seluas lebih dari 2.500 hektare," ujarnya, Senin (17/12/2012).Namun, dia dia belum bisa mengungkapkan  nilai dari akuisi tersebut, karena masih dalam proses uji tuntas (due diligence). Adapun dana yang dipersiapkan untuk melunasi aksi tersebut bersumber dari kas internal.Dengan transaksi tersebut, Agis Resources akan menguasai dua tambang emas di Sumatra Barat. Akan tetapi lini bisnis tambang baru dapat berkontribusi terhadap pendapatan perseroan sejak tahun depan."Pada tahun 2012 bisnis tambang kami ibarat roda baru mulai berputar, baru start up. Kami harap 2013 bisa mulai berkontribusi [terhadap pendapatan]," katanya.Sebelumnya, anak usaha ini juga memiliki lahan tambang seluas 5.000 hektare yang akan digarap bersama perusahaan terafiliasi BUMN China.Selain itu, perusahaan juga bersiap membangun pabrik pengolahan baja (steel smelting plant) di atas lahan seluas 10 hektare di Semarang.Seperti yang diketahui, Agis Resources adalah usaha patungan emiten berkode TMPI itu dengan Fujian Xinjifu Enterprise dari China dengan porsi kepemilikan masing-masing 51% dan 49%.Sepanjang tahun ini, pendapatan Agis masih bergantung pada penjualan dan distribusi elektronik.Sepanjang 9 bulan pertama 2012, Agis mencatatkan pendapatan Rp144,86 miliar, naik dari Rp136,22 miliar pada periode sama tahun lalu. Di saat yang sama, laba bersih perseroan mencapai Rp5,74 miliar, naik dari Rp5,23 miliar. (bas)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top