Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TOWER BERSAMA Buka Kemungkinan Akuisisi Menara Telekomunikasi

JAKARTA: PT Tower Bersama Infrastructure Tbk tidak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan pertumbuhan anorganik dengan mengakuisisi menara telekomunikasi.
Teguh Purwanto
Teguh Purwanto - Bisnis.com 14 Desember 2012  |  14:01 WIB

JAKARTA: PT Tower Bersama Infrastructure Tbk tidak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan pertumbuhan anorganik dengan mengakuisisi menara telekomunikasi.

Direktur Keuangan Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan untuk mendukung pengembangan bisnisnya, perseroan akan terus meningkatkan jumlah menara, baik melalui organik maupun anorganik.

“Pembangunan menara akan kami lakukan, baik secara organik maupun anorganik. Jika ada peluang untuk mengakuisisi menara dan harganya sesuai, kenapa tidak. Tapi untuk berapa jumlahnya, kami belum bisa pastikan karena tergantung order,” ujarnya, Jumat (14/12/2012).

Saat ini, lanjut dia, perseroan telah memiliki dan mengoperasikan 8.171 menara dengan 12.953 penyewa.

Pada Agustus lalu, perseroan juga diketahui baru saja menuntaskan transaksi pembelian 2.500 menara PT Indosat Tbk senilai total US$406 juta.

Dia menjelaskan dengan adanya akuisisi tersebut dapat mendongkrak pertumbuhan kinerja usahanya. Hingga akhir tahun ini, dia menyatakan optimistis dapat mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) lebih dari 100% dibandingkan dengan pencapaian pada tahun lalu.

Seperti diketahui, tahun lalu emiten menara telekomunikasi ini membukukan pendapatan sebesar Rp970 miliar dengan EBITDA sebesar Rp764 miliar. Dengan demikian, pendapatan perseroan pada akhir tahun ini akan berada di atas Rp1,94 triliun dengan EBITDA di atas Rp1,53 triliun.

“Hingga akhir tahun ini, kami memperkirakan pendapatan dan EBITDA bisa tumbuh di atas 100%. Salah satu kontribusinya, karena adanya penambahan menara setelah kami mengakuisisi 2.500 menara Indosat,” ungkapnya.

Pada perdagangan siang ini, harga saham TBIG berada pada level Rp5.700, melemah 1,72% dibandingkan dengan penutupan sebelumnya dan menjadikannya berkapitalisasi pasar sebesar Rp27,34 triliun. (spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top