Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKSI EMITEN: Bumi Dapat Tawaran Lanjutan NR Investment

JAKARTA--Bumi Plc, emiten yang tercatat di bursa London yang memiliki aset batu bara di Indonesia, mengumumkan telah menerima surat penawaran lanjutan dari NR Investments yang merupakan alternatif proposal Grup Bakrie."Menyusul spekulasi pers selama
Nurul Hidayat
Nurul Hidayat - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  06:40 WIB

JAKARTA--Bumi Plc, emiten yang tercatat di bursa London yang memiliki aset batu bara di Indonesia, mengumumkan telah menerima surat penawaran lanjutan dari NR Investments yang merupakan alternatif proposal Grup Bakrie."Menyusul spekulasi pers selama 3 hari lalu, Perusahaan saat ini dapat mengkonfirmasi telah menerima dari NR Investments surat lanjutan mengenai alternatif proposal Long Haul," ujar Nick von Schirnding, juru bicara Bumi Plc dalam siaran pers Senin (10/12/2012) waktu London dan Selasa (11/12/2012) WIB.Perusahaan, menurut pengumuman itu, akan memberi informasi lebih lanjut kepada pemegang saham pada waktunya.Bumi Plc saat ini memegang 29,2% kepemilikan di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan 84,7% di PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU).NR Investments merupakan perusahaan investasi berbasis di Florida milik Nathaniel Rothschild, pendiri Bumi Plc yang saat ini memegang 10% kepemilikan di emiten bursa London itu.Saham Bumi Plc di bursa London pada 10 Desember tercatat turun 1,23% menjadi 272 pence.Sebelumnya, perusahaan ini telah menerima penawaran NR Investments dan tengah mempertimbangkan proposal yang diajukan Grup Bakrie (terdiri dari Long Haul dan PT Bakrie and Brothers Tbk) untuk keluar dari Bumi Plc.Penawaran Grup Bakrie terdiri dari tiga poin, yaitu pertama, penukaran saham 23,8% di Bumi Plc dengan 10,3% kepemilikan di Bumi Resources.Sisa 18,9% kepemilikan di Bumi Resources akan dibeli secara tunai oleh Grup Bakrie sebelum natal tahun ini. Poin ketiga menawarkan pembelian 84,7% kepemilikan di Berau Coal.Total tunai untuk kedua poin terakhir dikabarkan senilai US$1,2 miliar. (LN) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top