Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PREDIKSI PASAR: Awas! INDEKS Bisa Jatuh di Bawah 3.800

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Mei 2012  |  19:34 WIB

 

JAKARTA: Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi turun lebih dalam di bawah angka 3.800 jika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah.

 

Ekonom Standard Chartered Fauzi Ikhsan menilai kurs rupiah yang sempat menembus Rp9.600 berdampak besar pada performa indeks di Bursa Efek Indonesia.

 

Di sisi lain, kondisi pasar juga semakin rentan menyusul pemilu ulang Yunani pada 17 Juni mendatang. Dampak krisis Yunani pada negara Eropa lain seperti Spanyol dan Italia juga memperburuk pasar.

 

“Indeks sangat bergantung pada nilai rupiah. Saat ini tidak ada eksportir yang mau menjual dolar sehingga pasokan dolar ke dalam negeri turun, sementara kita masih punya kebutuhan terhadap dolar untuk membayar utang atau dividen,” katanya.

 

Menurutnya, pertumbuhan IHSG secara year-to-date tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara di Asia. Fauzi mencatat pertumbuhan IHSG saat ini hanya berkisar 1% sementara China bisa tumbuh 9%, India 8%, Malaysia 3%, Thailand 11%.

 

“Naik tidaknya indeks sangat bergantung pada intervensi Bank Indonesia (BI). Pertanyaannya, apakah BI akan melakukan pembelian rupiah untuk menyelamatkan kurs atau tidak.”

 

Vice President Samuel Securities M Alfatih menilai potensi indeks untuk jatuh lebih dalam sangat besar. “Besok bisa saja terjadi technical rebound, tapi kalau naiknya tidak bisa menyentuh angka 3.850, indeks berpeluang terus anjlok,” ujarnya.

 

Sebaliknya jika indeks melewati 3.850, paparnya, pasar bisa kembali confident untuk melakukan perdagangan. “Tetapi selama tidak ada kabar baik dari kondisi utang Eropa dan perekonomian China dan India terus menunjukan perlambatan, indeks dalam negeri sulit bangkit,” jelasnya. (10/yus)

 

 

 BACA JUGA: 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Christine Franciska

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top