PREDIKSI INDEKS: Waspadai tren bearish

JAKARTA: Pergerakan indeks harga saham gabungan selama sepekan ke depan diperkirakan cenderung bearish akibat mulai melemahnya aksi beli pada kisaran 4.088-4.209
Yoseph Pencawan - nonaktif
Yoseph Pencawan - nonaktif - Bisnis.com 16 April 2012  |  06:25 WIB

JAKARTA: Pergerakan indeks harga saham gabungan selama sepekan ke depan diperkirakan cenderung bearish akibat mulai melemahnya aksi beli pada kisaran 4.088-4.209

 

Kepala Riset PT MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan proyeksi tersebut tercermin dari weekly candle chart yang telah membentuk pola dragonfly di posisi atas.

 

"Tapi ika menggunakan daily candle chart, terbentuk pola three unside up yang mengindikasikan bullish continuation akan terjadi pada Senin dengan range 4.127-4.180," katanya dalam weekend early BIRD Fundamental Prespective, 14 April 2012.

 

Dengan pertimbangan tersebut, Edwin memperkirakan IHSG pada perdagangan Senin pekan depan akan berada pada kisaran 4.123-4.182.

 

Dia menjelaskan IHSG selama 1 minggu telah terkoreksi -7,1 poin (-0,17%) karena faktor eksternal seperti kondisi keuangan di Eropa dan perlambatan ekonomi China pada Q1 2012 .

 

"Selain itu juga 'kesembronoan dan ketidakjelasan' wacana kenaikan pajak ekspor atas hasil tambang dan rencana pembatasan BBM premium untuk mobil di atas 1.300 cc membuat investor asing membukukan net selling Rp399 miliar," jelasnya..

 

Pada perdagangan Jum'at, sambungnya, indeks Dow Jones kembali dilanda aksi jual hebat terutama menjelang penutupan perdagangan sehingga turun -136,99 poin (-1,05%) dipimpin kejatuhan Bank of America -5.34% & JPMorgan turun -3,64%.

 

Berikut rangkuman perdagangan indeks di dunia pada Jum'at: 

DOW : 12849,59 atau turun -1,05%

NAS : 3011,33 atau turun -1,45%

S&P : 1370,26 atau turun -1,25%

OIL : 102,84 atau turun -0,77%

GOLD : 1659,30 atau turun -1,26%

NICKEL : 18305 atau turun -2,63%

TIN : 22205. atau turun -1,99%

CPO : 3517. atau turun -0,77% 

TLK : 32.8 (Rp7.490)

IIT : 28.14 (Rp5.140)

IDR:  Rp9.135 (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top