Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

211 Ton emas Venezuela mulai ditarik balik

CARACAS: Iring-iringan truk lapis baja yang berisi emas tiba ke bank sentral Venezuela dari bandara Caracas. Di hadapan televisi, Presiden Bank Sentral Nelson Merentes yang mengumumkan pemulangan logam mulia itu mendapat sorak meriah.Kemarin Venezuela
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 November 2011  |  12:07 WIB

CARACAS: Iring-iringan truk lapis baja yang berisi emas tiba ke bank sentral Venezuela dari bandara Caracas. Di hadapan televisi, Presiden Bank Sentral Nelson Merentes yang mengumumkan pemulangan logam mulia itu mendapat sorak meriah.Kemarin Venezuela menerima pengiriman pertama dari cadangan emasnya yang disimpan di negara-negara Eropa, yang dipulangkan untuk melindungi dari volatilitas ekonomi global.Nelson Merentes mengatakan bahwa pengiriman pertama ini merupakan bagian dari rencana untuk memulangkan sekitar 85% dari 211 ton emas Venezuela yang ditaruh di luar negeri.Merentes, yang mengatakan bahwa sekitar US$300 juta dolar emas tiba di Venezuela hari ini, mempertontonkan di hadapan kamera televisi di depan bank sentral truk lapis baja tiba dari bandara Caracas."Setiap kotak emas beratnya 500 kilogram dan bernilai sekitar US$30 juta," kata Merentes sebelum diikuti orang-orang yang bersorak. "Kami akan mengembalikan semua sedikit demi sedikit."Presiden Hugo Chavez memerintahkan bank sentral untuk memulangkan US$11 miliar emas pada Agustus sebagai perlindungan terhadap ketidakstabilan di pasar keuangan.Negara Amerika Selatan itu, yang menurut Dewan Emas Dunia masuk dalam 15 besar pemilik logam mulia di dunia, tercatat menempatkan 211 ton dari total 365 ton cadangan emasnya di AS, Eropa, Kanada dan bank-bank Swiss pada Agustus.Pulang ke rumah"Hal ini menjamin bahwa jika ada masalah keuangan di pasar internasional emas kita akan aman di sini, di rumah," kata Merentes soal pemulangan emas itu."Emas yang di sana, di Inggris, akan segera tiba," kata Presiden Venezuela Hugo Chavez sehari sebelumnya di hadapan televisi milik pemerintah."Pihak oposisi mengatakan bahwa saya akan menaruh emas di istana presiden atau memberikannya ke Kuba atau lainnya. Emas ini akan kembali ke tempat yang seharusnya, tidak pernah meninggalkannya—untuk Bank Sentral Venezuela," katanya.Laporan yang dirilis bank sentral pada Agustus menunjukkan bahwa Venezuela menyimpan cadangan emas di antaranya pada Bank of England, JPMorgan Chase & Co, Barclays Plc dan Standard Chartered Plc.Agustus lalu Merentes mengatakan pemerintahan Chavez sedang melakukan diversifikasi cadangan kas Venezuela dari bank-bank AS dan Eropa guna memasukkan investasi ke emerging market termasuk Brazil, China, India, Rusia dan Afrika Selatan. (Taufikul Basari/ea) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top