Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Analisis Investasi: Beli emas sekarang, raih untung pekan depan

JAKARTA: Ketika harga saham di Bursa Eropa menguat dan diikuti oleh kenaikan saham di bursa Asia, terutama Jepang, harga emas menurun pekan ini. Namun para analis menduga pekan depan logam mulia itu akan menguat sehingga mereka merekomendasikan untuk
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 November 2011  |  19:46 WIB

JAKARTA: Ketika harga saham di Bursa Eropa menguat dan diikuti oleh kenaikan saham di bursa Asia, terutama Jepang, harga emas menurun pekan ini. Namun para analis menduga pekan depan logam mulia itu akan menguat sehingga mereka merekomendasikan untuk membeli pekan ini dan meraih untung kemudian. Apa yang paling menarik? Simaklah rangkuman ini:

>BURSA NASIONAL<
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali di level 3.800 setelah menguat tipis 11,273 poin (0,29%) ke level 3.789,513. Secara perlahan, indeks terus menanjak setapak demi setapak hingga menggapai poisisi tertinggi hari ini di 3.806,924.
 
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp8.915 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.980 per dolar AS.
 
>BURSA REGIONAL<
* Saham Jepang jatuh untuk hari kedua dan Indeks Topix turun 1,7% menjadi 738,03 pada penutupan perdagangan 3 pm di Tokyo.
Olympus jatuh 29%, memimpin penurunan pada Nikkei 225, yang jatuh 1,3%. Nomura Holdings Inc anjlok 15% ke posisi terendah setidaknya sejak 1974 setelah skandal Olympus memicu kekhawatiran tentang tata kelola perusahaan Jepang.
 
* Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,8% menjadi 118,87, berayun antara keuntungan dan kerugian, menjelang pemilihan parlemen hari ini yang dapat menentukan apakah Perdana Menteri Silvio Berlusconi bisa meraih dukungan mayoritas. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 tergelincir 0,5%.
 
>BURSA INTERNASIONAL<
* Saham Eropa naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari dan indeks berjangka AS naik. Indeks Stoxx 600 Eropa naik 1,2% pada 06:15 di New York. Standard & Poor 500 berjangka naik 0,2%. Indeks S&P GSCI dari 24 komoditas meningkat 0,8% di New York dan minyak melonjak ke tertinggi tiga bulan dan tembaga naik 0,9%.
 
>EMAS<
* Harga kontrak emas sedikit melorot sebelum voting di parlemen Italia yang akan menunjukkan apakah PM Silvio Berlusconi memiliki cukup dukungan untuk tetap berkuasa dan menerapkan langkah-langkah penghematan.
 
* Harga emas lantakan untuk pengiriman segera tercatat turun 0,3% menjadi US$1.790,38 per ounce (1 ounce setara 31 gram) dan diperdagangkan di US$1.792,65 pukul 9.58 di Singapura. Kemarin harga emas ini menyentuh US$1.798,65, yang paling mahal sejak 21 September. Harga emas untuk pengiriman Desember naik 0,2% menjadi US$1.794,10 di Comex di New York.
 
>MINYAK<
* Harga minyak mencatat angka tertinggi dalam 3 bulan terakhir, melanjutkan kenaikan pada hari kelima di bursa New York menyusul spekulasi investor penyusutan pasokan minyak mentah AS. Pasar juga merespon langkah-langkah Eropa untuk menjinakkan krisis utang yang berpotensi mendongkrak permintaan bahan bakar. Harga minyak berjangka naik 0,4% setelah kemarin maju ke penutupan tertinggi dalam lebih dari 3 bulan. Data dari DigitalGlobe menunjukkan persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk minyak mentah West Texas Intermediate, turun 4,4%.(ln)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Lahyanto Nadie/Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top