Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

United Tractors 'susui' anak usaha US$12 juta

JAKARTA: PT United Tractors Tbk memberikan pinjaman kepada anak usahanya PT Pamapersada Nusantara (Pama) sebesar US$12 juta atau setara dengan Rp107,10 miliar yang akan digunakan untuk pengembangan bisnis Pama.Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 29 September 2011  |  20:46 WIB

JAKARTA: PT United Tractors Tbk memberikan pinjaman kepada anak usahanya PT Pamapersada Nusantara (Pama) sebesar US$12 juta atau setara dengan Rp107,10 miliar yang akan digunakan untuk pengembangan bisnis Pama.Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K Loebis mengatakan. Pama merupakan anak usaha yang dimiliki oleh perseroan sebanyak 100%. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga LIBOR +2% dengan jangka waktu 1 tahun dan bersifat revolving loan."Pada 27 September lalu kami menandatangani perjanjian pinjaman pemegang saham kepada Pama dengan tenor 1 tahun. Pengumumam tentang hal ini sesuai dengan ketentuan peraturan mengenai transaksi afiliasi dan benturan kepentingan transaksi tertentu," katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis sore 29 September.Dia mengatakan dengan pinjaman tersebut Pama akan menggunakan dana itu untuk pembayaran atas pembelian parts dan anan jasa perbaikan serta pemeliharaan alat berat. Menurut dia, pertimbangan emiten berkode saham UNTR ini untuk membantu Pama lantaran Pama kekurangan dana tunai yang biasanya terjadi dalam satu bulan."Secara bisnis bagi kami akan lebih menguntungkan apabila Pama mendapatkan fasilitas ini dibandingkan dengan bila kami harus menyimpan dana kasnya di bank dengan rate deposito bank pada saat ini," kata Sara.Dia mengungkapkan sehubungan dengan pinjaman ini, dewan komisaris dan direksi perseroan menyatakan sudah mengungkapkan semua informasi yang wajib diketahui oleh masyarakat dan tidak ada fakta material yang tidak diungkapkan atau dihilangkan.Sara mengatakan transaksi yang setara dengan Rp107,10 miliar dengan asumsi US$ 1setara dengan Rp8.925 itu tidak termasuk transaksi benturan kepentingan. Hal itu lantaran tidak memerlukan persetujjuan pemegang saham independen.Transaksi ini juga bukan merupakan transaksi material dengan demikian perseroan tidak memerlukan persetujuan rapat umum pemegang saham untuk melaksanakan transaksi tersebut.Pama merupakan anak usaha perseroan yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan yang didirikan dan beroperasi secara komersial pada 1993. (ea) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top