Seberapa baikkah nilai tukar rupiah saat ini?

JAKARTA: Kendati mengalami pelemahan dalam sepekan terakhir, nilai tukar rupiah masih lebih baik jika dibandingkan dengan mata uang kawasan regional. Bahkan masih mengalami apresiasi jika dibandingkan dengan mata uang negara tetangga.Kepala Biro Hubungan
Saeno
Saeno - Bisnis.com 25 September 2011  |  17:08 WIB

JAKARTA: Kendati mengalami pelemahan dalam sepekan terakhir, nilai tukar rupiah masih lebih baik jika dibandingkan dengan mata uang kawasan regional. Bahkan masih mengalami apresiasi jika dibandingkan dengan mata uang negara tetangga.Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi A. Johansyah mengatakan dampak krisis global terhadap rupiah masih lebih baik jika dibandingkan dengan mata uang kawasan regional.“Itu bisa dilihat dari perkembangan year to date, rupiah masih mengalami apresiasi jika dibandingkan Ringgit, Baht dan Won yang melemah atau depresiasi,” ujarnya dalam pesan tertulis, hari ini.Sebagai perbandingan dampak global terhadap pelemahan rupiah dan mata uang regional lain, Yuan China apresiasi 3,46%, Yen Jepang apresiasi 6,55%, Rupiah apresiasi 1,89%, Dolar Singapura apresiasi 1,10% dan Peso Filipina apresiasi 0,17%.Adapun Ringgit Malaysia depresiasi 2,49%, Thai Baht depresiasi 1,64% serta Won Korea depresiasi 3,30%.Difi menyampaikan bank sentral terus melakukan intervensi secara langsung maupun pembelian surat utang negara (SUN). Sejak 22 September BI membuka lelang SUN untuk stabilitasi nilai tukar rupiah.Pada hari itu, BI menyerap SUN sebesar Rp3,2 triliun dari pagu indikatir Rp5 triliun dan pada 23 September 2011 menyerap Rp300 miliar dari pagu indikatif Rp4 triliun. “Artinya tidak banyak yang mau lepas SUN sekarang ini,” kata Difi. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top