Wall Street pucat pasi

NEW YORK: Indeks saham di bursa Wall Street berguguran di tengah kekhawatiran investor bahwa para pembuat kebijakan tidak menemukan cara untuk menghindar dari resesi ekonomi global.Indeks Standard & Poor’s 500 merosot 2,9% ke posisi 1.132,99,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 September 2011  |  21:07 WIB

NEW YORK: Indeks saham di bursa Wall Street berguguran di tengah kekhawatiran investor bahwa para pembuat kebijakan tidak menemukan cara untuk menghindar dari resesi ekonomi global.Indeks Standard & Poor’s 500 merosot 2,9% ke posisi 1.132,99, terendah sejak 23 Agustus. Indeks S&P turun selama empat hari berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 344,47 poin (3,1%) ke posisi 10.780,37.Antara 29 April dan 8 Agustus, indeks S&P turun 18% dipicu kekhawatiran tentang krisis utang Eropa dan perlambatan ekonomi. Sejak itu, indeks rebound 4,2% hingga kemarin."Pertumbuhan ekonomi global memburuk. Ketegangan finansial meningkat dan para pembuat kebijakan hanya menemukan sedikit opsi untuk menstabilkan ekonomi riil," ujar Mike Ryan, chief investment strategist pada UBS Wealth Management Americas yang berbasis di New York.Harga saham Bank of America Corp dan JPMorgan Chase & Co anjlok 4,4%. Harga saham Alcoa Inc dan Chevron Corp merosot lebih dari 4,4% di tengah kekhawatiran melemahnya permintaan komoditas.Harga saham FedEx Corp anjlok 8,6% setelah menurunkan prediksi labanya. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top