Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Multi Artha Guna turunkan target rights issue

 
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 22 September 2011  |  20:18 WIB

 

JAKARTA: PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk, salah satu perusahaan asuransi dari kelompok usaha Grup Panin milik Mu’min Ali Gunawan, menurunkan target penawaran rights issue dari Rp287,33 miliar menjadi Rp215,49 miliar.
 
Di dalam prospektus pembaruan perseroan yang dipublikasikan hari ini, perusahaan yang dipimpin oleh Linda Juliana JL Delhaye itu menurunkan harga eksekusi hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) 1,43 miliar sahamnya dari rencana awal Rp200 menjadi Rp150.
 
Sebanyak 78% dana yang akan dihimpun dari rights issue berencana digunakan untuk memperkuat modal, 16% untuk pembukaan kantor cabang baru, dan 5% untuk pengembangan tekonologi informasi.
 
Dalam pembukaan kantor cabang, perseroan berencana membeli perkantoran di Jayapura, Pematang Siantar, Pangkal Pinang, Banda Aceh, Maluku, Gorontalo, Tanjung Pinang, dan Kediri.
 
Selain menurunkan target rights issue dan harga eksekusinya, perusahaan yang berkode saham AMAG itu juga menurunkan harga eksekusi waran perseroan yang juga diterbitkan sebagai insentif dari sebesar Rp225 menjadi Rp175. Waran itu diterbitkan sebanyak 478,88 juta lembar untuk setiap 3 saham hasil eksekusi HMETD.
 
Untuk memuluskan rencana aksi korporasi itu, perseroan berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 26 September di Gedung Bank Panin untuk meminta izin pelaksanaan penawaran umum terbatas tersebut. 
 
Selain meminta persetujuan rights issue, anak perusahaan PT Panin Insurance Tbk itu juga berencana menyesuaikan anggaran dasarnya dengan aksi penambahan modal tersebut. Panin Insurance juga bertindak menjadi pembeli siaga bagi setiap rights yang tidak dieksekusi pemegang saham lain.
 
Investor yang tidak mengeksekusi haknya dalam aksi rights issue berpotensi mengalami dilusi porsi kepemilikan sebesar 50% setelah rights issue usai dan sebesar 57,1% jika masa eksekusi waran selesai pada Oktober 2014.
 
Harga saham dari anggota kelompok usaha pimpinan Mu'min Ali Gunawan itu terkoreksi Rp42 ke Rp163 sore ini. Harga itu membentuk kapitalisasi pasarnya sebesar Rp234,17 miliar dan rasio harga saham terhadap laba bersihnya (price to earnings ratio/PER) sebesar 2,4 kali. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top