Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontrak saham Australia dan Jepang menguat

News Editor
News Editor - Bisnis.com 02 Mei 2011  |  00:24 WIB

JAKARTA: Kontrak saham Jepang dan Australia naik setelah laba perusahaan dilaporkan lebih tinggi dari estimasi analis dan kenaikan harga komoditas.

ADR Komatsu Ltd, produsen peralatan konstruksi terbesar kedua di dunia, menguat 0,7% dari penutupan harga saham di Tokyo setelah Caterpillar Inc. mencatat laba leih besar dari estimasi. Begitu pun Canon Inc., produsen manufaktur kamera terbesar di dunia, naik 0,8%.NTT DoCoMo Inc., operator telepon nomor 1 di Jepang, naik 0,7% setelah proyeksi keuntungan akan naik tahun fiskal ini. ADR BHP Billiton Ltd, produsen minyak dan gas Australia, naik 0,5%.Kontrak indeks Nikkei 225 Stock Average yang berakhir Juni ditutup pada tingkat 9.935 di Chicago pada April 29, dibandingkan dengan 9.925 di Singapura. Indeks ditawarkan di pre-market pada tingkat 9.920 di Osaka, pada pukul 8:05 a.m. waktu setempat.Kontrak indeks S&P/ASX 200 Index menguat 0,7% hari ini. NZX 50 Index di New Zealand turun 0,2% di Wellington.Kontrak pada Standard & Poors 500 Index naik 0,2% hari ini. Di New York, indeks naik 0,2% menjadi 1.363,61 pada 29 April.Caterpillar, produsen peralatan konstruksi terbesar di dunia, mencatat kuntungan kuartal pertama lebih tinggi dari estimasi analis dan laba selama setahun penuh naik karena penjualannya di negara berkembang meningkat.Goodyear Tire & Rubber Co., produsen ban terbesar di AS, keuntungan kuartal pertamanya dan penjulannya juga dilaporkan melewati estimasi para analis.Harga minyak untuk pengiriman Juni naik 1% menjadi US$113,93 per barrel pada April 29 di New York, tercatat paling tinggi sejak 22 Septembe 2008. Indeks dari enam logam termasuk tembaga dan aluminium menguat 0,3% pada 28 April.Indeks MSCI Asia Pacific menguat 1,3% tahun ini hingga 29 April, dibandingkan dengan kenaikan 8,4% S&P 500 dan 2,9% untuk Stoxx Europe 600 Index. (ln)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top