Sumalindo Lestari cicil utang ke Sumalindo Mitra

JAKARTA: Emiten pengolahan kayu PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk melepas 40,5% saham di PT Sumalindo Mitra Resindo kepada MCapital Industry Partners II Pte Ltd senilai US$832.000.Hasnawiyah Kono, Sekretaris Perusahaan Sumalindo Lestari, dalam keterbukaan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Desember 2010  |  11:43 WIB

JAKARTA: Emiten pengolahan kayu PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk melepas 40,5% saham di PT Sumalindo Mitra Resindo kepada MCapital Industry Partners II Pte Ltd senilai US$832.000.Hasnawiyah Kono, Sekretaris Perusahaan Sumalindo Lestari, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini mengatakan hasil penjualan tersebut digunakan untuk membayar sebagian utang di Sumalindo Mitra.Perseroan menguasai 60% saham Sumalindo Mitra. Sisanya dipegang oleh MCapital Industry yang berkedudukan di Singapura.Pelepasan saham dilakukan karena perseroan tidak memiliki dana tunai untuk membayar sisa utang kepada Sumalindo Mitra. Hingga 11 November 2010, utang perseroan dari pembelian resin sejak 2008 telah mencapai US$6,07 juta dan Rp7,1 miliar.Utang dagang ini terjadi dari transaksi pembelian bahan perekat (resin) sebagai bahan baku untuk industri plywood dan medium density fiberboard (MDF).Direksi perseroan telah melakukan pendekatan dengan pihak Sumalindo Mitra, khususnya dengan pihak pemegang saham asing guna penyelesaian utang tersebut, ujar Hasnawiyah.Sumalindo Mitra kemudian bersedia memberikan potongan utang (hair cut) sebesar sekitar 76% dari total utang dengan syarat perseroan membayar sisa utang dengan uang tunai. Pembayaran diatur dalam dua termin. Sebanyak 50% dibayar pada penandatanganan perjanjian restrukturisasi utang pada 28 Desember dan sisanya dibayar pada 30 hari setelah penandatanganan perjanjian.Dalam laporan keuangan periode 30 September 2010, utang bank jangka pendek perseroan mencapai Rp232,82 miliar. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top