Dolar Loyo, Rupiah Ditutup Menguat

Rupiah ditutup menguat 0,08% atau 11 poin di Rp13.240 per dolar AS, setelah dibuka dengan pelemahan 0,30% atau 39 poin di Rp13.240 per dolar AS.
Aprianto Cahyo Nugroho | 15 September 2017 17:30 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah menghentikan reli pelemahan tiga hari setelah ditutup menguat pada perdagangan hari ini,  Jumat (15/9/2017).

Rupiah ditutup menguat 0,08% atau 11 poin di Rp13.240 per dolar AS, setelah dibuka dengan pelemahan 0,30% atau 39 poin di Rp13.240 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan Kamis (14/9), rupiah berakhir melemah 0,38% atau 50 poin di posisi Rp13.251 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.227 – Rp13.270 per dolar AS.

Rupiah menguat di saat mayoritas kurs lain di kawasan Asia menguat, dipimpin oleh ringgit Malaysia yang naik 0,38% dan renminbi China yang menguat 0,25%.

Adapun yen Jepang melemah paling signifikan sebesar 0,63% atau 0,70 poin ke level 110,94 yen per dolar AS

Sementara itu, indeks dolar AS terkoreksi pada perdagangan hari ini meski rilis data inflasi Agustus menunjukkan hasil yang lebih baik daripada prediksi.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terkoreksi 0,21% atau 0,189 poin ke 91,935 pada pukul 16.47 WIB.

Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja AS, indeks harga konsumen (IHK) meningkat 0,4% pada bulan Agustus dibanding bulan sebelumnya (month-on-month/mom).

Angka ini lebih tinggi dari perkiraan sebesar 0,3% dan angka bulan sebelumnya yang hanya 0,1%. Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, IHK naik 1,9%.

Sireen Harajli, pakar valuta asing di Mizuho mengatakan tekanan inflasi masih lemah dan pasar terus memiliki banyak keraguan apakah The Fed akan melakukan langkah tersebut pada Desember.

Tag : nilai tukar rupiah, dolar as
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top