Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KRISIS UKRAINA: Ketegangan Meningkat, Harga Komoditas Meroket

Harga komoditas naik ke level tertinggi lebih dari lima pekan karena kekhawatiran meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina akan mengekang pasokan energi, logam, dan biji-bijian.

Bisnis.com, SINGAPURA - Harga komoditas naik ke level tertinggi lebih dari lima pekan karena kekhawatiran meningkatnya ketegangan antara RUsia dan Ukraina akan mengekang pasokan energi, logam, dan biji-bijian.

Standard & Poor GSCI Index melaporkan dari 24 komoditas naik 0,5% menjadi 655,4327, yang merupakan angka tertinggi sejak 5 Maret yang berada di posisi 655,1556.

"Harga komoditas akan volatil karena risiko Rusia sebagai eksportir terbesar beberapa komoditas, seperti nikel, gas alam dan gandum," ujar Diego Parrilla, Chief Investment Officer Nareco Advisors Pte. kepada Bloomberg, Senin (14/4/2014).

Nikel untuk pengiriman 3 bulan naik 2% ke level tertinggi sejak Februari 2013, palladium spot naik 1,3% ke level tertinggi dalam 32 bulan.

Sementara itu, emas naik ke level tertinggi dalam 2 minggu, sedangkan minyak dan gandum juga meraih penguatan. Minyak mentah Brent naik 0,5% menjadi US$107,91 per barel dan gandum meningkat 1,6% menjadi US$6,7875 per bushel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor :
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper