Adu Kinerja Emiten Paling Likuid di Bursa: BBCA, BRPT, UNVR Cs Kuartal III/2025

Sejumlah besar emiten-emiten dengan saham paling likuid di Bursa mengalami pelemahan kinerja fundamental sampai kuartal III/2025.
Investor memantau saham LQ45 di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Investor memantau saham LQ45 di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Executive Brief
  • Mayoritas emiten LQ45 mengalami penurunan kinerja fundamental pada kuartal III/2025, dengan beberapa bahkan berbalik merugi seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN).
  • Emiten sektor komoditas dan telekomunikasi seperti ADRO, BUMI, TLKM, dan ISAT mencatatkan penurunan laba bersih yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Beberapa emiten seperti PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dan EMTK berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih yang signifikan, masing-masing meningkat 2.071% dan 1.353% secara tahunan.

* Executive Brief ini dibantu dengan menggunakan AI

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten-emiten dengan saham paling likuid di Bursa atau LQ45 sebagian besar mencetak kinerja yang lesu sepanjang periode sembilan bulan 2025. Pelemahan kinerja fundamental ini dialami oleh emiten-emiten seperti BMRI, ADRO, hingga MEDC. 

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, setidaknya 39 emiten telah melaporkan hasil kinerja kuartal III/2025. Sementara itu, emiten-emiten seperti DSSA, MDKA, hingga ITMG belum menyampaikan laporan keuangannya hingga Jumat (7/11/2025).

Dari 39 emiten tersebut, sebanyak 22 emiten mencetak penurunan kinerja fundamental, bahkan berbalik merugi. Emiten yang berbalik merugi pada kuartal III/2025 adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN).

Emiten produsen emas ini mencatatkan rugi bersih sebesar US$178,5 juta sampai kuartal III/2025, dari sebelumnya laba bersih sebesar US$717,1 juta.

Selanjutnya, emiten yang juga mencetak penurunan dalam pada laba bersih adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR). SMGR mencetak penurunan laba bersih 84% secara tahunan menjadi Rp114,8 miliar per September 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp719,7 miliar.

Penurunan kinerja fundamental juga dialami emiten-emiten LQ45 berbasis komoditas batu bara. AADI milik Garibaldi ‘Boy’ Thohir misalnya tercatat mengalami penurunan laba bersih 45,35% secara tahunan.

Demikian juga emiten batu bara kongsi Grup Salim dan Grup Bakrie, BUMI juga mencetak penurunan kinerja laba bersih 76,07% secara tahunan.

Selain dari sektor komoditas, pelemahan kinerja fundamental juga dialami emiten-emiten sektor telekomunikasi sampai kuartal III/2025. TLKM misalnya mencetak penurunan laba bersih hingga 10,70% menjadi Rp15,7 triliun sampai akhir September 2025.

Demikian juga kompetitornya, ISAT yang mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 7,5% menjadi Rp3,58 triliun sampai akhir kuartal III/2025.

Kinerja emiten-emiten bank KBMI IV juga mengalami pelemahan, terutama bank-bank Danantara. BBRI mencetak penurunan kinerja 9,51% dengan laba bersih yang tergerus menjadi Rp40,7 triliun sampai September 2025.

Lalu BMRI mencetak penurunan laba bersih 10,20% menjadi Rp37,7 triliun, dan laba bersih BBNI turun 7,32% secara tahunan menjadi Rp15,11 triliun.

Meskipun demikian, sejumlah emiten-emiten LQ45 juga tercatat masih mencatatkan peningkatan kinerja. Emiten milik Prajogo Pangestu PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) misalnya, membukukan laba bersih US$582,14 juta, melesat 2.071% secara tahunan.

Demikian juga EMTK yang mencetak peningkatan kinerja signifikan 1.353% menjadi Rp6,43 triliun sampai akhir September 2025.

 Rekap Kinerja Keuangan Konstituen Indeks LQ45 per Kuartal III/2025

Ticker Harga Saham PBV P/E Laba bersih kuartal III/2025 Laba Bersih kuartal III/2024 Perubahan
BBCA 8650 3,84 18,43 43.397.415 41.454.164 4,69%
BBRI 3990 -- 10,78 40.778.810 45.064.753 -9,51%
BMRI 4760 1,61 8,61 37.730.142 42.017.354 -10,20%
TLKM** 3430 2,70 15,84 15.784 17.675 -10,70%
ASII** 6400 1,23 7,84 24.473 25.854 -5,34%
AMMN* 6950 6,26 -- -178.536 717.113 berbalik rugi
BRPT* 3590 24,12 32,74 582.146 26.804 2071,86%
BBNI 4490 1,00 8,17 15.115.133 16.308.385 -7,32%
GOTO 60 2,16 -- -775.550 -4.313.147 82,02%
UNTR 27425 1,06 6,45 11.475.166 15.591.661 -26,40%
AMRT 1910 4,57 25,75 2.314.904 2.398.825 -3,50%
INDF 7075 4,86 7,95 7.881.347 8.760.754 -10,04%
CPIN 4720 2,48 16,62 3.365.043 2.386.802 40,99%
ANTM 2920 2,09 9,49 5.974.579 2.201.262 171,42%
KLBF 1290 2,74 16,32 2.631.345 2.378.379 10,64%
EMTK 1270 2,04 9,63 6.436.449 442.718 1353,85%
ICBP 8625 -- 16,56 7.108.249 8.149.300 -12,77%
PGAS* 1745 0,90 7,71 237.892 263.387 -9,68%
ADRO* 1925 0,72 -- 301.690 1.182.928 -74,50%
BUMI 141 2,07 -- 29.407 122.865 -76,07%
UNVR 2550 33,62 27,17 3.335.249 3.009.698 10,82%
AADI* 8475 1,48 -- 587.324 1.074.705 -45,35%
JPFA 2400 1,67 8,42 2.411.411 2.095.915 15,05%
MAPI 1405 1,83 12,96 1.374.785 1.299.968 5,76%
ISAT 2100 4,37 13,79 3.587.389 3.878.153 -7,50%
HEAL 1455 4,06 52,89 356.017 468.160 -23,95%
TOWR 540 3,22 8,08 2.555.244 2.447.237 4,41%
INCO* 4470 1,04 46,83 52.447 51.108 2,62%
SMGR 2890 0,49 172,70 114.837 719.723 -84,04%
PTBA 2380 1,34 8,46 1.394.026 3.230.340 -56,85%
AKRA 1240 2,19 10,22 1.650.140 1.469.420 12,30%
MEDC* 1320 0,97 11,23 85.648 273.273 -68,66%
NCKL 1125 1,96 8,76 6.446.724 4.838.939 33,23%
ADMR* 1405 2,29 11,13 203.084 333.691 -39,14%
CTRA 890 0,72 6,69 1.621.930 1.277.169 26,99%
BBTN 1235 0,51 5,34 2.302.680 2.082.393 10,58%
PGEO* 1260 1,59 24,03 104.277 133.993 -22,18%
SCMA 388 3,98 34,31 591.573 509.349 16,14%
ACES 456 1,20 9,56 481.098 574.225 -16,22%
Dalam jutaan rupiah. Sumber data: Bloomberg & laporan keuangan, diolah.
*dalam ribuan dolar AS
**dalam miliaran rupiah

 
Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

    Berita Terbaru

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    # Hot Topic

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Rekomendasi Kami

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Foto

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro