Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Cuan Bandar Gandum Jepang di Balik Apes Indofood (INDF)
Lihat Foto
Premium

Cuan Bandar Gandum Jepang di Balik Apes Indofood (INDF)

Indofood (INDF) kena sial lantaran harga komoditas sedang naik. Sojitz, penyuplai gandum terbesar mereka, justru diuntungkan.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
28 Maret 2023 | 19:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bagi konglomerat Anthoni Salim, komoditas adalah kawan sekaligus lawan. Harga ragam bahan dasar yang merekah sepanjang tahun lalu memang menguntungkan sebagian lini bisnisnya, namun segelintir bisnisnya yang lain, termasuk Indofood justru dirugikan.

“Tahun 2022 merupakan tahun yang penuh tantangan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik, tingginya tingkat inflasi, dan naiknya berbagai harga komoditas yang menciptakan ketidakpastian di pasar,” terang Anthoni dalam pengumuman kinerja Indofood, Senin (27/3/2023).

Seperti kata Anthoni, ada banyak faktor yang pada akhirnya bikin laba emiten holding konsumer Indofood, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) terkoreksi. Namun, tekanan dari sisi biaya bahan baku yang dipicu kenaikan harga komoditas memang paling menonjol.

banner premium

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 3 artikel konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top