Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Bursa Karbon dan Peluangnya Biayai Ongkos Transisi Energi
Lihat Foto
Premium

Bursa Karbon dan Peluangnya Biayai Ongkos Transisi Energi

Bursa karbon berpeluang menjadi tulang punggung pembiayaan transisi energi, yang cepat atau lambat harus ditempuh semua negara, tak terkecuali Indonesia.
Dewi Soemanegara & Dionisio Damara
Dewi Soemanegara & Dionisio Damara - Bisnis.com
28 September 2022 | 07:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia membutuhkan ongkos tak kurang dari Rp3.779,63 triliun untuk membiayai penanganan perubahan iklim dan transisi energi sampai 2030. Seberapa besar potensi bursa karbon atau perdagangan karbon menjadi tulang punggung pembiayaannya?

Pemerintah menetapkan untuk memenuhi target pengurangan emisi gas rumah kaca yang tertuang dalam Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional atau Nationally Determined Contribution (NDC) mencapai 29 persen dengan upaya sendiri hingga 2030. Adapun, dengan dukungan internasional pemangkasan emisi ditargetkan mencapai 41 persen.

Direktur Mobilisasi Sumberdaya Sektoral dan Regional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ignatius Wahyu Marjaka menjelaskan, komitmen Indonesia dituangkan dalam agenda masing-masing sektor yang memiliki konsekuensi pembiayaan besar."Kami sudah memiliki momentum yang baik untuk membahas harga karbon, ini bukan langkah yang mudah. Kami membutuhkan dukungan dari banyak pemangku kepentingan di Indonesia," paparnya dalam acara International Seminar on Carbon Trade 2022, Selasa (27/9/2022).

Berdasarkan data Roadmap NDC Mitigasi Indonesia yang diterbitkan oleh KLHK pada 2020, persyaratan finansial untuk NDC hingga 2030 mencapai total Rp3.779,63 triliun.

Rinciannya, sektor kehutanan senilai Rp93,28 triliun, sektor energi dan transportasi Rp3.500 triliun, industrial process and product use (IPPU) Rp920 miliar, limbah Rp181,4 triliun, dan agrikultur Rp4,04 triliun.

Lebih lanjut, pemerintah akan menerapkan financing scheme berupa mekanisme carbon pricing dan non-carbon pricing.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top