Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Telkom Merger Indihome dan Telkomsel, Singtel Kebagian Data Center
Lihat Foto
Premium

Telkom Merger Indihome dan Telkomsel, Singtel Kebagian Data Center

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) bakal segera merampungkan merger Indihome dan Telkomsel dengan Singtel mendapatkan akses ke bisnis data center.
Annisa Kurniasari Saumi, Hendri Asworo & Dewi Fadhillah
Annisa Kurniasari Saumi, Hendri Asworo & Dewi Fadhillah - Bisnis.com
18 September 2022 | 07:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) membeberkan bakal segera merampungkan merger Indihome dan Telkomsel pada akhir 2022 atau di awal 2023 dengan Singtel mendapatkan akses ke bisnis data center.Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi mengatakan proses merger antara Indihome dan Telkomsel tengah berjalan saat ini."Kami harapkan milestone akan terjadi tahun depan. Saat ini kita mendefinisikan bagaimana operating model setelah Indihome bergabung dengan Telkomsel," kata Heri, Minggu (18/9/2022).

Dia melanjutkan, TLKM melihat secara umum, segmen konsumer akan dikelola oleh Telkomsel dengan berbagai kombinasi teknologi fixed dan mobile. Menurutnya, dengan merger, terdapat nilai tambah yang bisa diidentifikasi sejak saat ini. Pada prosesnya, merger ini akan dilakukan dengan transaksi secara fair dan transparan."Antara akhir tahun atau awal tahun bisa kami selesaikan," ujarnya. Adapun Heri menyampaikan saat ini TLKM belum bisa menjelaskan berapa valuasi Telkomsel-Indihome setelah merger. Dia memastikan, merger ini akan dilakukan secara fair value."Nantinya kita pastikan akan terjadi fairness dalam valuasinya. Berapa besar value yang kami create, nanti bisa kita lihat dari value added yang akan kami hasilkan," tuturnya.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) ingin mengawinkan layanan internet berbasis fixed broadband, Indihome, dengan anak usaha PT Telkomsel yang berbasis nirkabel.

Penggabungan ini akan berdampak terhadap kepemilikan saham Telkom dan Singtel Singapura di Telkomsel. Seperti diketahui, Singtel milik Temasek Group, mengenggam 35 persen saham Telkomsel, sedangkan Telkom 65 persen.

TLKM Chart by TradingView

Dengan komposisi itu, Singtel turut menjadi pemegang saham pengendali di Telkomsel. Bila Indihome digabungkan, bakal menambah porsi kepemilkan saham Telkom di Telkomsel.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top