Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Menakar Laju Saham 26 Emiten Anyar, Cari yang Bernapas Panjang
Lihat Foto
Premium

Menakar Laju Saham 26 Emiten Anyar, Cari yang Bernapas Panjang

Dari 26 saham emiten anyar, harga saham 13 emiten baru tahun ini telah menguat dibandingkan dengan harga penawaran perdananya, bahkan ada yang cuan hingga ribuan persen.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com
19 Juli 2022 | 09:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 26 emiten anyar telah melantai di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2022, seiring dengan bergabungnya perusahaan unggas PT Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI) kemarin (18/7/2022).

Kinerja emiten-emiten anyar cenderung bervariasi. Bisnis mencatat harga saham 13 emiten telah menguat dibandingkan dengan harga penawaran perdananya, sementara 12 emiten lainnya melemah sejak listing dan salah satunya stagnan.

Penguatan harga saham emiten baru di BEI dipimpin oleh PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang harga sahamnya melesat 1.415 persen sejak listing 3 Januari 2022 di angka Rp100 per saham sampai penutupan kemarin bertengger di Rp1.515 per saham.

Penguatan harga saham selanjutnya diikuti oleh saham PT Wir Asia Tbk. (WIRG) dan PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. (ASHA) yang masing-masing telah melesat 206,55 persen dan 206 persen sejak melantai di bursa. Harga saham WIRG dan ASHA parkir di posisi Rp515 dan Rp306 pada penutupan perdagangan Senin.

Beberapa saham lain yang turut menguat hingga kenaikan tiga digit adalah emiten konsumer primer PT Cerestar Indonesia Tbk. (TRGU) dan PT Sumber Tani Agung Resources Tbk. (STAA) masing-masing sebesar 154,76 persen dan 114,17 persen.

Kontras dengan emiten-emiten di atas, beberapa saham justru melemah sejak listing dan menyentuh harga Rp50 per saham, seperti PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk. (BAUT) dan PT Nusatama Berkah Tbk. (NUSA). Emiten berkapitalisasi jumbo PT GoTo Gojek Tokopedia bahkan masuk jajaran perusahaan anyar yang harga sahamnya berada di bahwa harga IPO, kini berada di posisi Rp298 per saham atau turun 11,83 persen dari harga penawaran perdana Rp338.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top