Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Garuda (GIAA) dan Waskita (WSKT) Masih Rugi, Bagaimana Tanggung Jawab Komisaris dan Direksi?
Lihat Foto
Premium

Garuda (GIAA) dan Waskita (WSKT) Masih Rugi, Bagaimana Tanggung Jawab Komisaris dan Direksi?

Dewan direksi dan komisaris BUMN harus bertanggung jawab apabila BUMN rugi dan dapat digugat apabila terbukti lalai dalam pekerjaannya.
Dwi Nicken Tari & Rinaldi M. Azka
Dwi Nicken Tari & Rinaldi M. Azka - Bisnis.com
13 Juni 2022 | 15:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Seluruh jejeran dewan direksi dan komisaris BUMN kini harus bertanggung jawab apabila perusahaan pelat merah yang dikelolanya rugi. Aturan itu tertuang dalam PP terbaru yang ditandatangani Presiden Joko Widoo (Jokowi) awal bulan ini. Dari BUMN yang merupakan perusahaan terbuka, setidaknya ada dua BUMN bergengsi yang masih rugi yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT).

Tak hanya di level induk usaha, anak usahanya yaitu PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) dan PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) juga terpantau merugi. Di luar perusahaan tercatat, BUMN yang belum membukukan laba a.l. PT Dirgantara Indonesia (Persero) hingga PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Adapun, Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2022 pada 8 Juni 2022 dan telah diundangkan pada waktu yang sama oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

Dalam beleid terbaru itu, direksi hingga komisaris dan dewan pengawas BUMN memiliki kewajiban untuk menjalankan tugas dan harus bertanggung jawab apabila BUMN yang dikelolanya mengalami rugi.

Tanggung jawab untuk komisaris dan dewan pengawas BUMN dijabarkan dalam Pasal 59 ayat 2. Disebutkan bahwa komisaris dan dewan pengawas bertanggung jawab penuh secara pribadi atas kerugian BUMN apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Tanggung jawab tersebut sejalan dengan tanggung jawab yang juga diembankan ke dewan direksi BUMN. Dalam pasal 27 ayat 2 disebutkan bahwa setiap anggota Direksi bertanggung jawab penuh secara pribadi atas kerugian BUMN apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan tugasnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top