Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pesawat Airbus A330-900neo milik Garuda Indonesia di Hanggar 2 GMF AeroAsia, Rabu (27/11/2019) malam. - Bisnis/Rio Sandy Pradana
Lihat Foto
Premium

Skema Penyelamatan Garuda (GIAA) Menteri Erick & Panja Komisi VI DPR, Ada PMN?

Garuda Indonesia membutuhkan dukungan krediturnya untuk menyetujui proposal penyelesaian utang yang diajukan.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com
22 April 2022 | 21:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) memiliki peluang napas tambahan dengan penyertaan modal negara (PMN) jika berhasil memperoleh persetujuan kreditur atas proposal Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sebelum 20 Mei 2022 mendatang. 

Seperti diketahui, sejak dijatuhi PKPU 9 Desember 2021, GIAA sudah dua kali memperpanjang status PKPU akibat masih berlangsungnya verifikasi tagihan yang masuk. Akhir PKPU kedua akan jatuh sebelum akhir Mei mendatang. 

Di tengah negosiasi dengan kreditur itu, Kementerian BUMN mendapatkan pernyataan dukungan dari mitra kerjanya yakni Panja Komisi VI yang khusus dibentuk untuk mengawal penyelamatan GIAA.

"Kita bersyukur dan berterima kasih dengan dukungan panja Komisi VI DPR sangat berarti dalam upaya penyehatan Garuda," ujar Erick dalam pernyataan resminya, Jumat (22/4/2022).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top