Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Gedung Lippo Centre di Hong Kong. Konglomerasi Crazy Rich Mochtar Riady dan keluarga memiliki bisnis yang tersebar di berbagai belahan dunia. Termasuk di China. - Bloomberg / Billy H.C. Kwok.
Lihat Foto
Premium

Intip Kinerja Emiten Grup Lippo, Siapa Paling Moncer di 2021?

Grup Lippo menjadi salah satu konglomerasi yang bisnisnya menggurita dan memiliki beberapa perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Lalu emiten mana saja yang sahamnya moncer tahun ini?
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
27 Desember 2021 | 18:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Lippo Group menjadi salah satu konglomerasi raksasa di Indonesia. Tidak heran, konglomerasi yang didirikan oleh taipan Mochtar Raidy telah mengelola bisnis di banyak sektor usaha, mulai dari properti hingga sektor ritel.

Sebagian dari perusahaan Lippo Grup juga sudah go public atau menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka diantaranya,PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), PT Matahari Putra Prima (MPPA), PT Multipolar Tbk. (MLPL), PT Multipolar Technology Tbk.(MLPT), PT Link Net Tbk. (LINK), PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF), PT Siloam Internasional Hospitals Tbk. (SILO), PT First Media Tbk. (KBLV), PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU),  PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK), serta PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk.(MFMI).

Dari jajaran emiten Grup Lippo tersebut, mayoritas emiten telah mengalami kenaikan harga saham secara year-to-date (ytd). Pertumbuhan paling tajam terjadi pada saham PT Multipolar Tbk. (MLPL) dengan kenaikan harga saham 421,13 persen. Harga saham MLPL pada awal Januari Rp57 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp827 miliar. Sementara awal Desember sempat melambung hingga Rp5,8 triliun. 

Sementara pada perdagangan hari ini, Senin (27/12/2021), harga saham MLPL diperdagangkan pada level 372, dengan kapitalisasi pasar Rp5,45 triliun. 

Adapun hingga kuartal II/2021, Multipolar telah mencatatkan laba bersih serta peningkatan pendapatan dibandingkan dengan tahun lalu. Laba bersih perseroan mencapai Rp371 miliar pada periode tersebut.

Perusahaan mulai memetik hasil dari investasi digital yang dilakoni sejak awal tahun lalu. Sejauh ini, MLPL memang ditempatkan sebagai lengan investasi digital oleh Lippo Group yang mendapat sentimen positif dari geliat industri digital yang sangat kuat.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top