Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Briket nikel di fasilitas pengolahan komoditas tersebut di Australia. - Bloomberg/Philip Gostelow
Lihat Foto
Premium

Emiten Kiki Barki Harum Energy (HRUM) Jawara Saham Nikel, Sanggup ke Rp12.000?

Laju saham Harum Energy terus melejit sejak September 2021. Berapa target harga menurut konsensus analis?
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
07 Desember 2021 | 12:37 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Langkah diversifikasi PT Harum Energy Tbk. (HRUM) ke bisnis nikel memoles kinerja saham perseroan di pasar modal. Bagaimana prospeknya ke depan?

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, harga saham Harum Energy parkir di level Rp10.450 pada akhir sesi pertama Selasa (7/12/2021). Dengan posisi itu, emiten pertambangan milik konglomerat Kiki Barki itu telah menguat 250,67 persen year to date (ytd) periode 2021.

Kenaikan signifikan terjadi sejak September 2021. Data menunjukkan harga mendaki dari level Rp5.225 pada 21 September 2021 ke Rp10.500 ke level tertinggi Rp10.500 pada 3 Desember 2021.

Pergerakan saham HRUM mampu mengungguli sejumlah nama besar di bisnis nikel seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO). Aneka Tambang tercatat baru menguat 20,93 persen ytd 2021 sebaliknya INCO terkoreksi 6,47 persen untuk periode yang sama.

Dalam catatan Bisnis, HRUM memang tidak main-main dalam menggelontorkan investasi untuk pengembangan bisnis nikel. Setidaknya, perseroan telah mengucurkan US$194 juta per Juni 2021 sejalan dengan upaya ekspansi di bisnis nikel.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top