Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Grup Salim dan Indosat (ISAT) Kembangkan Bisnis Uang Elektronik, Perluas Layanan IMkas

Perluasan layanan IMkas bertujuan melengkapi solusi digital Indosat dan mendorong adopsi pembayaran digital melalui penggunaan uang elektronik dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 November 2021  |  10:07 WIB
Warga beraktivitas di gerai Indosat Ooredoo, Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Warga beraktivitas di gerai Indosat Ooredoo, Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indosat Tbk bersama dengan Grup Salim melalui entitas anak, PT Transaksi Artha Gemilang (TAG), memperluas layanan uang elektronik berbasis server IMkas ke pengguna seluler di Indonesia.

Layanan ini bertujuan untuk melengkapi solusi digital Indosat Ooredoo dan mendorong adopsi pembayaran digital melalui penggunaan uang elektronik dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

IMkas menawarkan kemudahan cara baru bertransaksi keuangan yang mudah dan lengkap. Dengan menggunakan aplikasi IMkas, pengguna bisa melakukan pembelian pulsa dan paket data seluler berbagai operator, token listrik, voucher game, pembelian asuransi untuk telepon genggam, kendaraan dan asuransi jiwa, pembayaran tagihan air, iuran BPJS, transaksi via QRIS, pengiriman uang antar pengguna dan bentuk-bentuk transaksi keuangan lainnya.

Pengguna IMkas juga dapat melakukan investasi emas menggunakan aplikasi IMkas. Aplikasi IMkas hadir dalam bentuk mobile application yang dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple Store.

IMkas juga telah terintegrasi dengan layanan ekosistem digital Indosat Ooredoo lainnya yang tersedia melalui aplikasi myIM3. Pengguna akan dengan mudah menggunakan IMkas untuk membeli produk Indosat Ooredoo berupa pulsa ataupun paket data seluler, langsung di aplikasi myIM3.

Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Ritesh Kumar Singh mengatakan ada 62,3 juta pelanggan seluler Indosat Ooredoo. Hampir 70 persen di antaranya merupakan pengguna layanan data 4G yang terus online setiap harinya.

Melalui IMkas, perseroan ingin memperluas dukungan layanan Indosat Ooredoo kepada lebih dari 275 juta penduduk Indonesia.

“Aplikasi IMkas merupakan layanan telco agnostic dan Indosat Ooredoo sekali lagi menunjukkan komitmen untuk terus mendukung program Pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, sekaligus membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat Indonesia, termasuk UMKM, dengan mendorong adopsi pembayaran digital melalui penggunaan uang elektronik,” ungkap Ritesh dalam rilis perseroan, dikutip Selasa (30/11/202).

Dengan IMkas, Ritesh berharap Indosat dapat mengedukasi masyarakat mengenai keuntungan dan pentingnya investasi dan asuransi.

Sementara itu, Direktur TAG Denny Dilham mengatakan sinergi antara Indosat Ooredoo dan TAG didasari oleh cita-cita untuk memberdayakan perekonomian masyarakat Indonesia, melalui teknologi berbasis digital.

“Dengan dukungan teknologi berbasis digital, kami berharap dapat memberikan kemudahan serta akses kepada lebih banyak orang untuk menggunakan pembayaran transaksi secara digital yang sesuai dengan anjuran Bank Indonesia,”

Ia melanjutkan, dengan jaringan Indosat Ooredoo IMkas akan memiliki peluang besar dalam memberikan layanan yang optimal untuk para konsumen di seluruh Indonesia nantinya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indosat grup salim
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top