Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Data Center - watblog.com
Lihat Foto
Premium

Bisnis Salim DCII, Djarum, Lippo, Sinarmas Bakal Diatur Pemerintah?

Regulasi baru terkait bisnis pangkalan data (data center) dikabarkan bakal disiapkan oleh pemerintah.
Leo Dwi Jatmiko & Pandu Gumilar
Leo Dwi Jatmiko & Pandu Gumilar - Bisnis.com
28 Oktober 2021 | 19:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bisnis pangkalan data alias data center telah menjadi primadona bagi para pengusaha di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Meningkatnya aktivitas digital menjadikan data center sebagai infrastruktur penting yang akan terus bertumbuh kebutuhannya.  

Sejumlah grup konglomerasi milik orang-orang terkaya di Indonesia pun tertarik masuk dan menambah tebal pundi-pundi kekayaannya melalui bisnis pangkalan data tersebut.

Salah satu perusahaan data center yang mencuri perhatian adalah PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) yang harga sahamnya melesat ratusan persen tahun ini.

Perusahaan besutan Toto Sugiri itu mengklaim menjadi salah satu pemain utama dalam bisnis pangkalan data. Prospek itu sepertinya menjadi salah satu alasan salah satu orang terkaya di Indonesia, Anthoni Salim, masuk sebagai pemegang saham perseroan.

Grup Djarum lebih dulu masuk ke bisnis data center melalui melalui perusahaannya iForte. Seperti diketahui, Grup Djarum mengakuisisi PT Iforte Solusi Infotek yang terafiliasi dengan Saratoga Group milik Sandiaga Salahuddin Uno pada Mei 2015 lalu.

Selain itu, terdapat pula anak usaha PT Multipolar Technology Tbk. yakni PT Graha Teknologi Nusantara (GTN). MLPT sendiri merupakan perusahaan yang terafiliasi oleh Grup Lippo.  Melalui GTN, Grup Lippo dan MLPT membangun pangkalan data di Cikarang pada 2017 lalu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top